Mitos Seputar Pembatal Puasa

Renang 5a

 

 

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, saya seorang mualaf dan tahun ini adalah Ramadhan pertama bagi saya untuk berpuasa. Namun saya masih bingung apakah menggosok gigi, muntah, mimpi basah, diambil darah, dan  berkumur bisa membatalkan shaum? Mohon penjelasan disertai dalil suapaya saya yakin. Terima kasih pak ustadz. (Reny by email).

 

 

Wa’alaykumsalam wr wb. Sebelumnya izin saya dan mewakili pembaca percikan iman mengucapkan selamat atas hidayah yang diberikan Allah kepada Anda. Semoga Anda menjadi muslimah yang shalihah dan tidak ada salahnya Anda untuk terus belajar tentang Islam baik lewat buku, ceramah atau belajar langsung kepada ustadz yang Anda kenal.

Iya ibu Reny dan pembaca sekalian, harus diakui dilingkungan kaum muslimin memang masih ada mitos atau anggapan tentang seputar pembatal puasa khususnya puasa Ramadhan. Ada sejumlah perilaku yang oleh sebagian masyarakat dinilai bisa membatalkan shaum, padahal kalau kita merujuk pada keterangan-keterangan yang sahih dari Nabi saw. ternyata hal tersebut tidak membatalkan, di antaranya:

 

  1. Menggosok gigi

Aktivitas ini seperti membatlkan puasa sebab memasukkan air ke dalam mulut. Namun tidak demikian jika kita merunut hadits dari Amir Rabi’ah r.a. mengatakan,

“Aku melihat Rasulullah saw. bersiwak (menggosok gigi) padahal  beliau sedang shaum.” (H.R. Ahmad dan Bukhari).

kalender percikan iman 2018

Hadis ini secara tegas menyebutkan bahwa Nabi saw. menggosok gigi padahal beliau sedang puasa. Berarti menggosok gigi tidak membatalkan puasa walaupun pakai pasta gigi. Meski demikian harus hati-hati jangan sampai airnya tertelan, jika disengaja maka bisa membatalkan puasa.

 

  1. Muntah, mimpi basah, dan diambil darah.

Muntah yang alamiah alias tidak dipancing, mimpi basah, dan diambil darah   tidak membatalkan puasa. Hal ini bertolak dari sabda Nabi saw.

“Tidak batal orang yang muntah, yang mimpi hubungan seks, dan berbekam (diambil darah).” (H.R. Abu Dawud). Ibnu Abbas r.a. menyatakan, “Nabi saw. berbekam (diambil darah) ketika beliau shaum.” (H.R. Bukhari)

Jadi jika Anda rutin melakukan donor darah dan pada bulan Ramadhan ini sesuai dengan jadwalnya maka jika tidak mengganggu kesehatan Anda, misalnya menjadi sakit atau pusing maka Anda boleh donor darah dan puasa Anda tetap sah.

 Al Muasir 2

  1. Mencium istri

Istri Rasulullah saw., yaitu Ummu Salamah r.a., mengatakan, “Nabi saw. menciumku padahal beliau sedang shaum.” (H.R. Tirmidzi).

Keterangan ini menegaskan bahwa mencium istri tidaklah membatalkan puasa selama dilakukan tanpa syahwat. Misalnya, seorang suami mencium istrinya saat mau berangkat ke kantor.

 

  1. Mandi siang hari

Ada yang beranggapan bahwa mandi sambil berkeramas pada siang hari akan membatalkan puasa. Hal ini bertentangan dengan kesaksian seorang sahabat yang menyatakan,

“Aku melihat Rasulullah saw. menuangkan air di kepalanya ketika shaum karena cuaca panas” (H.R. Ahmad)

Keterangan dari hadits ini kita diperbolehkan untuk mandi di siang hari termasuk berenang atau menyelam sekali pun. Namun tetap harus menjaga diri dan mengusahakan agar tidak ada air yang tertelan secara sengaja. Demikian beberapa mitos tentang pembatal puasa yang sebenarnya tidak membatalkan puasa. Semoga bermanfaat. Wallahu’alam. [ ]

 

 

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment