Cara Memuliakan Orang Tua Yang Sudah Meninggal

kubur

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, mohon dijelaskan sejumlah keterangan dari Rasulullah saw. yang menjelaskan bagaimana kita berbakti kepada  orang tua yang masih hidup ataupun yang sudah meninggal. Kebetulan ibu kandung saya telah meninggal dunia. Sementara ayah saya sudah menikah lagi dan tidak lagi serumah serta jarang sekali bertemu. Terima kasih  (Rika by email)

 

 

Wa’alaykumsalam wr.wb. Iya Ibu Rika dan pembaca sekalian, sudah sewajarnya jika seorang anak itu berbakti kepada kedua orangtuanya. Meski pun kasih sayang dan kebaikan orangtua tidak mungkin terbalas atau tergantikan dengan berbaktinya anak kepadanya. Namun inilah salah satu ajaran Islam yang agung. Sesungguhnya hadits-hadits yang menjelaskan bakti kepada orang tua sangat banyak. Berikut saya kemukakan sejumlah keterangan mengenai hal itu. Diantaranya;

Dari Abdullah bin Mas’ud r.a., ia berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah saw., “Amalan apakah yang dicintai oleh Allah?” Beliau menjawab, “Shalat pada waktunya.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau menjawab, “Berbakti pada kedua orang tua.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah.” (H.R.Bukhari dan Muslim)

Kita sebagai anak diwajibkan berbakti kepada orang tua, bahkan kalaupun kita berbeda agama dengan orang tua, kita tetap wajib berbakti kepadanya. Perhatikan keterangan berikut.

“Dari Asma’ binti Abi Bakar, ia berkata: Ibuku mendatangiku, sedangkan ia seorang wanita musyrik pada zaman Rasulullah saw. Maka aku meminta fatwa kepada Rasulullah saw. dengan mengatakan, “Ibuku mendatangiku dan dia menginginkan aku (berbuat baik kepadanya), apakah aku (boleh) menyambung (persaudaraan dengan) ibuku?.” Beliau bersabda: “Ya, sambungkanlah (persaudaraan dengan) ibumu.” (H.R.Bukhari dan Muslim)

donasi perpustakaan masjid

Kita disuruh berbakti kepada orang tua bukan hanya saat mereka hidup, bahkan bila mereka sudah meninggal pun kita tetap harus berbakti kepadanya. Bagaimana caranya? Perhatikan keterangan berikut.

“Dari Abu Usaid Malik bin Rabi’ah As-Sa’idi r.a., ia berkata: Ketika kami sedang duduk bersama Rasulullah saw., tiba-tiba datang seorang laki-laki dari (suku) bani Salamah lalu berkata, “Wahai Rasulullah, apakah masih ada sesuatu yang dapat aku lakukan untuk berbakti kepada kedua orang tuaku setelah keduanya wafat?” Beliau bersabda, “Ya, yaitu mendoakan keduanya, memintakan ampun untuk keduanya, menunaikan janji keduanya setelah mereka tiada, menyambung persaudaraan yang tidak disambung kecuali karena keduanya, dan memuliakan kawan keduanya.” (H.R.Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban di dalam Shahihnya)

Merujuk pada sejumlah keterangan di atas bisa disimpulkan bahwa anak wajib berbakti kepada orang tua, baik ketika mereka masih hidup ataupun sudah meninggal, baik satu agama atau pun berbeda agama. Namun jika berbeda agama maka cara berbaktinya atau minimal mendoakannya ketika masih hidup saja.

Terkait dengan cara berbakti kepada orangtua khususnya  berbakti kepada ibu, saya sudah menulisnya dalam sebuah buku yang berjudul “MULIAKAN IBUMU”, dimana dalam buku tersebut saya bahas lebih rinci dan detail. Anda dapat membaca dengan mudah dimengerti dan insya Allah mudah diamalkan. Atau bisa menghubungi hotline 0811-2202-496 untuk keterangan lebih lanjut. Semoga bermanfaat. Wallahu’alam. [ ]

 

Buku Muliakan Ibumu 1

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

 

 

 

 

(Visited 56 times, 4 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment