Ketika Istri Tidak Mau Tinggal Dengan Mertua

Ibu dan anak

 

Assalamu’alaykum Ustadz, saya sudah menikah namun sampai saat ini saya tinggal di rumah orangtua saya sementara suami tinggal bersama ibunya. Apakah salah kalau saya tidak mau tinggal bersama suami karena tidak mau ada orang lain dalam rumah tangga saya. Perlu diketahui bahwa alasan suami saya tinggal dengan ibunya adalah karena dia anak tunggal dan ibunya butuh ada yang menemani. Di samping itu, dia juga tidak bisa membelikan rumah untuk saya. Bagaimana menurut Ustadz? (RR by email)

 

 

 

Wa’alaykumsalam wr wb. Untuk menjawab persoalan ini, saya perlu jelaskan mengenai apa saja kewajiban istri kepada suami dan kewajiban suami kepada istri. Kewajiban istri pada suami adalah

donasi perpustakaan masjid
  • Pertama, wajib menaati perintah suami apabila perintahnya itu benar alias sesuai aturan-autran agama.
  • Kedua, wajib menjaga anamah harta dengan tidak berlaku boros dan pandai mengatur harta.
  • Ketiga, wajib mendidik anak untuk menjadi anak yang shaleh.
  • Keempat, wajib menjaga penampilan agar nyaman dilihat suami.
  • Kelima, wajib menjaga lisan dan perilaku agar tidak mengecewakan dan menistakan suami.

Sedangkan kewajiban suami terhadap istri adalah:

  • Pertama, memberikan nafkah lahir dan batin.
  • Kedua, memperlakukan istri dengan hormat alias tidak menyakitinya dengan ucapan ataupun perbuatan.
  • Ketiga, membimbing istri agar semakin shalehah atau dengan kata lain suami wajib menjadi imam yang selalu memberikan contoh yang baik dan keteladanan yang mulia.

Mencermati kewajiban yang dijelaskan di atas, maka istri yang tidak mau tinggal dengan suami dengan alasan suami belum mempunyai rumah sendiri adalah tindakan yang melanggar hukum dan tidak dibenarkan dalam Islam. Kalau suami belum bisa membelikan atau membangun rumah sendiri kemudian dan masih menumpang tinggal di rumah ibunya, maka Anda tetap harus ikut suami karena sebagai istri, Anda wajib taat pada suami.

Tentu saja, Anda boleh mendiskusikan keberatan-keberatan jika harus  tinggal dengan mertua. Namun demikian, Anda tidak boleh ekstrim menolak tinggal dengan ibu mertua karena cara seperti itu tidak benar secara etika maupun agama.

Seorang wanita yang siap dinikahi, berarti dia harus siap menerima segala kekurangan yang ada pada suaminya. Sebaliknya, seorang lelaki yang siap menikahi seorang perempuan, berarti dia harus menerima segala kekurangan perempuan itu. Adalah suatu kekeliruan  apabila kita menikah tetapi tidak mau menerima kekurangan pasangan masing-masing.

Kalau memang suami Anda  belum mampu membelikan rumah dan yang ada hanyalah  rumah orangtuanya dan di rumah tersebut hanya tinggal ibunya sendiri yang butuh ditemani, maka seorang istri harus siap menerima kenyataan itu walaupun harus serumah dengan mertuanya.  Itulah konsekwensi sebuah pernikahan, harus ada pengorbanan.

Saran saya Anda diskusikan lagi dengan suami dengan hati yang lapang, terbuka dan tidak egois. Anggap saja Anda sedang berkorban untuk keluarga besar baik keluarga suami maupun keluarga Anda sendiri. Bagaimana pun pengorbanan itu dibutuhkan dalam membina keharmonisan sebuah keluarga. Sebaliknya, sikap egois justru harus dihilangkan sehingga keutuhan dan keharmonisan rumah tangga dan terwujud. Bisa dibayangkan apa jadinya rumah tangga jika suami istri saling mempertahankan ego masing-masing. Untuk pembahasan masalah rumah tangga berikut solusinya Anda bisa baca buku saya yang berjudul  Fiqih Wanita 4 Mahzab, di dalamnya  dibahas secara lebih mendatail persoalan rumah tangga ini. Untuk informasi buku bisa menghubungi 0811-2202-496.  Wallahu a’lam. [ ]

 

Buku Fiqh Wanita

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

(Visited 10 times, 2 visits today)

REKOMENDASI

One Thought to “Ketika Istri Tidak Mau Tinggal Dengan Mertua”

  1. Subhanalloh…insya Allah jd pelajaran khususnya buat Keluarga kecil sya umumnya buat Umat islam dimanapun berada.. Hatur nuhun..

Leave a Comment