Louching International Flotilla To Arakan, Dari Bandung Peduli Rohingya

Deklarasi Flotila 2 Arakan

PERCIKANIMAN.ID – – Tragedi kemanusiaan yang merenggut ribuan korban muslim di Rohingya Myanmar masih terus berlangsung hingga saat ini. Tragedi kemanusiaan ini juga salah satu bentuk pemusnahal etnis secara massal (genosida) yang dibiarkan dunia. Menyikapi hal ini, sejumlah aktifis dan relawan kemanusiaan Indonesia, mendeklarasikan International Flotilla To Arakan (IF2A) di Bandung, Rabu (22/03/2017).

Dalam sambutannya, Tengku Emma Zuriana bt Tengku Azmi sebagai Ketua Flotilla 2 (to) Arakan mengemukakan bahwa lembaga yang dipimpinnya akan memprogramkan Proyek Wakaf Quran Dunia (Wakaf Satu Juta Alquran), serta 200 Rumah untuk Pengungsi Rohingya. Selain itu juga akan melakukan program Pembangunan Sekolah dan pendirian Pusat Al Quran.

“Kami juga akan membangun Rumah Yatim, melakukan Pembinaan Empowering  bagi Janda para Syuhada, Pusat Pelatihan Generasi Muda Rohingya, dan penyebaran Sejuta Al Quran untuk Rohingya. Gerakan ini juga akan mengusung misi advokasi,” tambahnya.

Sementara itu Abdul Hadi yang diamanahi sebagai salah satu wakil ketua  mengemukakan bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera melakukan sosialisasi, pelatihan, dan pengembangan perwakilan lembaganya di tiap-tiap daerah khususnya di wilayah Jawa Barat.

“Insya Allah setelah ini kita akan bergerak cepat, terutama sosialisasi dan informasi terbaru dan kondisi terkini di Rohingya,” tegasnya

kalender percikan iman 2018

Hal senada juga diungkapkan Ketua International Flotilla To Arakan, Tatan Ahmad Santana  yang menambahkan bahwa selama ini di Arakan terjadi genosida dan pembersihan etnis terhadap muslim Rohingya. Pelakunya adalah kelompok Budha garis keras, dan diduga didukung oleh rezim Myanmar.

“Hari ini kita bergabung di sini yang pertama tujuan kita adalah menyatukan visi misi juga gerakan kita untuk melakukan bantuan semaksimal mungkin untuk etnis Rohingya,” imbuhnya.

Tatan menambahkan bahwa International Flotilla To Arakan bukan hanya melakukan donasi dan bantuan kemanusiaan. Lebih dari itu, gerakan tersebut juga diharapkan menjadi magnet agar mendorong gerakan lain di berbagai negara sehingga semakin besar dan memberikan tekanan pada pemerintah.

Sejauh ini International Flotilla To Arakan telah memiliki perwakilan di Malaysia dan Indonesia. Misi ini rencananya juga akan memiliki cabang di negara-negara lain, minimal di Asia Tenggara.

Perwakilan tiap negara, Tatan menambahkan, nantinya perwakilan di tiap negara itu diharapkan akan melobi pemerintah masing-masing.

“Agar pemerintah di negara masing-masing itu melakukan tekanan diplomatik terhadap Myanmar,” ujarnya.

Harapannya Pemerintah Myanmar bisa memastikan bahwa tidak ada lagi genosida serta tidak ada lagi etnis cleansing di Arakan Myanmar barat, khusunya bagi etnis Rohingya yang mayoritas muslim.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain ustadz Yaakob Wan Harun (Direktur Wakaf Alquran Malaysia), Tengku Emma Zuriana bt Tengku Azmi (Ketua Flotilla2Arakan), Mustapa Mansor bin Amer  Mohd Isa Jamalullail (Penasehat Flotilla2Arakan), ustadz Tatan Ahmad Santana (Ketua Flotilla2Arakan) dengan 3 wakil ketua yakni ustadz Abdul Hadi, ustadz Abdush Shomad, Maulana Firdaus. Selain itu, juga pengurus lainnya Rizal (Sekretaris), Erlin Siffah (Wakil Sekretaris), Ratna (Bendahara), Yeni Kania (Wakil Bendahara), Mulyono Arifin (PU). [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Foto: if2a

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment