Ancaman Bagi Orang yang Melalaikan Agama (Tafsir Q.S. Al-Buruuj Ayat 12-13)

alquran, terjemah, almuasir

Sesudah Allah swt. menjelaskan imbalan bagi orang-orang beriman pada ayat ke-11, kemudian kita diberi gambaran juga apa yang akan didapatkan oleh orang-orang yang melalaikan ajaran-ajaran agama.

إِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيدٌ

Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras.

Tingkatan dan jenis siksaan yang dirasakan oleh penghuni neraka berbeda-beda sesuai dengan tingkat kekufuran, kemunafikan, kemusyrikan, dan kemaksiatan mereka. Al Quran menggambarkan tentang neraka sebagai tempat yang sangat mengerikan dan menyengsarakan. “Yaitu api yang disediakan Allah, yang dinyalakan, yang membakar sampai ke hati.” (Q.S. Al Humazah 104: 6-7), “Ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, seraya diseret ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api.” (Q.S. Al Mu’min 40: 71-72). “Dan tiada pula makanan sedikit pun baginya kecuali dari darah dan nanah.” (Q.S. Al Haqqah 69: 36). “Sesungguhnya pohon zaqqum itu makanan orang yang banyak berdosa. Ia sebagai kotoran minyak yang mendidih dalam perut, seperti mendidihnya air yang sangat panas.” (Q.S. Ad Dukhaan 44: 43-46).

“Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang-orang zalim itu neraka yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.” (Q.S. Al Kahfi 18: 29). “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Q.S. At Tahrim 66 : 6).

kalender percikan iman 2018

Sesudah Allah swt. menggambaran kehebatan azab yang akan diterima oleh para pembangkang, kemudian Allah mengingatkan akan kekuasaan-Nya.

إِنَّهُ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيدُ

Sesungguhnya Dialah Yang menciptakan dari permulaan dan menghidupkannya

Ayat ini mengingatkan bahwa tidak ada alasan bagi manusia untuk mendustakan ayat-ayat Allah, berbuat maksit kepada-Nya, dan melalaikan ajaran-ajaran-Nya. Bukankah Allah swt. yang menciptakan manusia dan menghidupkannya?

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani dalam tempat yang kokoh. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati. Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan di hari kiamat.” (Q.S. Al Mukminun 23: 12-16). ”Dan Dialah yang menciptakan dari permulaan, kemudian mengembalikannya kembali, dan menghidupkan kembali itu adalah lebih mudah bagi-Nya. Dan bagi-Nyalah sifat yang Maha Tinggi di langit dan di bumi; dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Q.S. Ar-Rum 30: 27)

Bersambung…

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI