Makna Agama Dalam Kehidupan

Jalan lurus

 

 

Assalamu’alaykum wr wb… Pak Aam mohon maaf sebelumnya, ini tidak bermaksud merendahkan atau menyamaratakan semua muslim dan tidak bermaksud menyinggung seseorang. Beberapa kali kita sempat dibuat terkejut bahkan tidak percaya, mengapa orang yang terlihat baik kemudian melakukan hal-hal yang dilarang dalam agama?. Bagaimana memaknai agama dalam kehidupan kita? Mohon penjelasannya dan terima kasih. ( Rita by email)

 

 

Wa’alaykumsalam wr wb…. Iya Bu Rita dan pembaca sekalian, terlebih dahulu kita harus bisa membedakan antara ajaran agama dalam hal ini adalah Islam dengan orang yang mengamalakannya (muslim). Ajaran Islam jelas harus kita yakini sempurna dan mulia sementara orangnya (muslim) tentu tidak demikian. Jika ada orang muslim yang melakukan kesalahan bukan berarti ajarannya yang salah. Untuk itu sangat tidak tepat jika ada orang muslim yang melakukan tindakan kekerasan atas inisiatifnya sendiri kemudia di cap Islam agama kekerasan dan banyak sematan negatif lainnya. Artinya sesuatu yang sifatnya subyektif tidak bisa diarahkan kepada yang general atau umum.

 

Bisa jadi sikap keagamaan atau pengamalan keagamaan seseorang karena dipengaruhi oleh pemahamannya yang terbatas atau masih kurang. Misalnya, dalam memakai jilbab atau menutup aurat antara satu muslimah dengan muslimah yang lain berbeda. Ada yang sudah menutup dengan sempurna namun ada yang masih belum sempurna. Ada yang sudah istiqomah namun ada yang masih kondisional. Begitu juga dengan pengamalan yang lainnya. Tentu ada beberap faktor atau sebab seseorang yang terlihat baik namun ternyata melakukan keburukan.

 

 

Intinya ada beberapa faktor yang menentukan ketaatan dalam beragama seseorang. Setidaknya jika kita uraikan secara global faftor tersebut seperti ini:

  • Reason (Cipta). Merupakan fungsi intelektual. Melalui intelektual, kita dapat menilai, membandingkan dan memutuskan suatu tindakan.
  • Emotion (Rasa). Berfungsi untuk memberikan makna emosional terhadap suatu benda atau peristiwa, sehingga terasa bermakna.
  • Will (Karsa). Berfungsi sebagai energi untuk mewujudkan apa yang ada dalam fikiran atau emosi. Kekuatan yang melahirkan amalan-amalan keagamaan

 

Bergama adalah fitrah manusia sebagai kebutuhan dasar dan hakiki. Mengapa manusia memerlukan agama?. Ada beberapa kebutuhan manusia yang tidak bisa atau tidak cukup dipenuhi dengan materi, misalnya: rasa kasih sayang, rasa aman,  rasa harga diri, rasa bebas, rasa sukses, rasa ingin tahu, rasa bahagia, rasa puas, kenikmatan hidup dan sebagainya. Kebutuhan-kebutuhan ini hanya agama yang mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan ini. Inilah jawaban mengapa manusia memerlukan agama.

promooktober1

 

Lalu apa saja indikator orang yang dapat merasakan kenikmatan dalam beragama?. Setidak tinya beberapa point ini dapat menjelaskannya:

  • Merasa mudah dalam beramal sholeh (QS. Al-An’am 6 : 125)
  • Konsisten dalam beribadah (QS. Fussilat 41:30)
  • Merasakan kerinduan kepada Allah (QS. Al-Anfal 8 : 2-3)
  • Mampu mengharmonisasikan Iman, Ilmu dan Amal (QS. Al-A’laq : 1-5)
  • Memiliki Visi dalam Hidup
  • Visi dalam Meraih Kebahagiaan di Akherat (Q.S. Al Hasyr 59 : 18)
  • Visi dalam Beramal Shaleh (QS. Al-Baqarah 2 : 62)
  • Visi untuk Meraih Hidayah (QS. Yunus 10:7 – 8)

Hidup ini akan lebih bermakna, apabilaMenjadi  orang shaleh, panjang  usia, banyak kebaikan untuk orang lain, mandiri, bahagia dan sukses  dunia akherat.

  • Bersikap Hanif yaitu memiliki kecenderungan untuk selalu berbuat baik (Q.S. Ali Imraan 3 : 8)
  • Berjiwa Besar yaitu kemampuan untuk membalas keburukan dengan kebaikan (Q.S. Al-Baqarah 2 : 237)
  • Pandai bersyukur dan bershabar (QS. Luqman 31:12 dan QS. Ali Imran 3:200)

 

 

Semoga Allah Swt mengkaruniakan kepada kita ilmu yang berkah dan kenikmatan dalam beragama sehingga pemahaman dan pengamalan keberagamaan kita mampu menghadirkan kesempurnaan perilaku mulia. Wallahu’alam. [ ]

 

 

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment