Perintah Bertasbih kepada Allah dalam Surat Al A’la Ayat 1

alquran

Surat Al-A’la  adalah surat ke 87 dalam Al Qur’an. Surat ini tergolong surat makiyyah yang terdiri atas 19 ayat. Dinamakan Al A’laa yang berarti Yang paling tinggi diambil dari perkataan Al A’laa yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Berikut adalah terjemah 9 ayat pertama dalam Surat Al-A’la :

1.    Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi
2.    yang menciptakan dan menyempurnakan
3.    dan yang menentukan kadar dan memberi petunjuk
4.    dan yang menumbuhkan rumput-rumputan
5.    lalu dijadikan-Nya rumput-rumput itu kering kehitam-hitaman.
6.    Kami akan membacakan kepadamu maka kamu tidak akan lupa
7.    kecuali kalau Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi
8.    dan Kami akan memberi kamu taufik ke jalan yang mudah
9.    oleh sebab itu berikanlah peringatan karena peringatan itu bermanfaat.
(Q.S. Al A’la 87: 1-9)

***

سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى

promooktober

Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi

Allah swt. memerintahkan agar kita senantiasa bertasbih kepada-Nya. Ustadz Sayyid Quthhb dalam Ad-Dzilal menjelaskan bahwa ada tiga makna tasbih, yaitu tamjid (mengagungkan), tanzih (membersihkan), dan istihdhar (menghadirkan).

Jadi, wujud tasbih kita pada Allah swt. adalah dengan tamjid yakni mengagungkan-Nya dengan cara melaksanakan ajaran-ajaran-Nya, tanzih yaitu membersihkan-Nya dengan cara menjauhkan diri dari berbagai perbuatan syirik, dan istihdhar yakni menghadirkan-Nya dalam fikiran dan persaan kita sehingga kita memiliki perasan selalu ditatap Allah swt.

Gambaran konkret orang-orang yang selalu bertasbih kepada Allah swt. terdapat pada aya berikut, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka, dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakal. Orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.  Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki yang mulia.” (Q.S. Al Anfal 8: 2-4)

Sesungguhnya seluruh alam semesta dengan segala isinya senantiasa bertasbih (menyucikan) Allah swt. dengan caranya masing-masing. Bumi beredar pada orbitnya, bulan dan planet secara konsisten berjalan pada porosnya, burung terbang dengan mengembangkan sayapnya. Itulah bentuk tasbih-tasbihnya. “…kepada Allah bertasbuh apa yang di langit dan di bumi dan burung-dengan mengembangkan sayapnya.  Masing-masing telah mengetahui cara sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (Q.S. An-Nur 24: 41)

(bersambung ke ayat ke-2 )

 

tafsir kontemporer

REKOMENDASI

Leave a Comment