Benarkah Ada Roh Gentayangan?

arwah gentayangan

Assalamu’alaykum…. Pak Ustadz benarkah kalau ada orang yang kesurupan, berarti roh orang yang meninggal itu masuk pada orang tersebut. Karena suara dan gaya bicara orang yang kesurupan tersebut sama persis seperti orang yang sudah meninggal?. Mohon penjelasannya. Terima kasih. ( Andi by email)

 

 

 

 

Wa’alykumsalam Wr.Wb….Kita harus hati-hati kalau berbicara masalah roh karena roh merupakan ilmu Allah yang sangat misterius. Sedikit sekali ilmu yang Allah swt. berikan pada manusia tentang roh.

“Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.” (Q.S. Al Isra 17: 85).

Oleh karena itu, kalau kita berbicara tentang roh, harus selalu merujuk pada Al Quran dan Hadiss shahih. Tidak ada satu keterangan pun yang menjelaskan bahwa ruh yang keluar dari jasad itu bergentayangan selama satu minggu di sekitar rumah, apalagi sampai menampakkan diri. Perhatikan keterangan berikut. Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah saw., bersabda,

Tidak ada penularan, tidak ada mayat gentayangan menjadi hantu kuburan, tidak ada binatang tertentu yang muncul menyebabkan hujan dan tidak ada tabu di bulan safar.” (H.R. Muslim).

Seluruh manusia akan kembali kepada Allah setelah wafat. “Katakanlah: Malaikat maut yang diserahi untuk mencabut nyawamu akan mematikan kamu; kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.” (As-Sajadah 32: 11).

Orang yang saleh, ketika ruhnya keluar dari jasad akan disambut para malaikat rahmat dengan sambutan yang hangat dan penuh pengharapan sehingga ruhnya kembali pada Allah dalam keadaan tenang dan damai.

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan), “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan memperoleh surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh pula di dalamnya apa yang kamu pinta.” (Q.S.Fushshilat 41: 30 – 32).

“Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridoi-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.”(Q.S. 89: 27 – 30).

Sementara orang-orang yang bergelimang maksiat dan tidak pernah berbekal untuk akhirat, akan menghadapi penderitaan yang dahsyat saat menghadapi syakratul maut.

 “…Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan-tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, sambil berkata: Keluarkanlah nyawamu! Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang menghinakan karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah perkataan yang tidak benar dan karena kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.” (Q.S. Al An’am 6:93)

Mereka akan merasakan penyesalan yang luar biasa beratnya, sampai mereka mohon pada Allah untuk dikembalikan lagi ruhnya ke dalam jasadnya. Namun itu adalah permohonan yang mustahil dikabulkan.

“Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu, hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, “Ya Tuhanku kembalikanlah aku ke dunia, agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.” Sekali-kali tidak! Sesungguhnya itu adalah perkataan yang sia-sia. Dan di hadapan mereka ada alam barzah (kubur) sampai hari mereka dibangkitkan.” (Q.S. Al Mukminun 23: 99 – 100).

Bertolak dari dalil-dalil diatas, bisa ditegaskan bahwa semua roh akan berada di alam barzah sampai terjadi hari kiamat. Tidak ada satu pun penjelasan, baik dalam Al Quan ataupun hadis shahih yang menjelaskan bahwa roh itu gentayangan apalagi bisa masuk pada tubuh orang hidup.

Kalau kita menemukan orang yang kesurupan dengan gaya serta cara bicaranya sama dengan orang yang sudah meninggal, maka perlu diketahui bahwa yang masuk pada orang yang kesurupan tersebut bukanlah roh orang yang sudah meninggal, tetapi yang masuk pada orang itu adalah jin yang menyerupai almarhum. Seperti sudah dijelaskan pada bab ”Kerasukan Jin” bahwa jin bisa saja masuk pada tubuh manusia yang soleh ataupun yang kafir. Untuk lebih jelasnya Anda bisa baca buku saya yang berjudul  Menelanjangi Strategi Jin, insya Allah anda akan dapat banyak wawasan dan pengetahuan secara islami. Wallahu A’lam. [ ]

 

 

Buku_Strategi Jin

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

 

 

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment