Pengamat Nilai Teror Bom Panci di Bandung Bentuk Kegagalan BNPT

Bom panci bdg 3

 

PERCIKANIMAN.ID – – Pengamat terorisme Harist Abu Ulya, menilai bahwa kejadian teror bom panci yang terjadi di Bandung belum lama ini, merupakan kegagalan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), beserta instansi terkait dalam melakukan upaya deradikalisasi. Lantaran kejadian demi kejadian yang bermotif teror terus terjadi di Indonesia.

“Sejauh ini publik menilai kerjanya BNPT dan instansi terkait dinilai gagal ya,” ujar Harist seperti dilansir dari Okezone, Jumat (3/3/2017).

Meski dia tak menepis bahwa untuk menghilangkan terorisme bukanlah suatu hal yang mudah dilakukan, akan tetapi menurutnya paling tidak bisa diminimalisir aksi terorisme secara signifikan.

Diketahui, Yayat Cahdiayat alias Abu Salam yang merupakan pelaku bom panci di Bandung, tewas usai ditembak petugas saat bersembunyi di kantor Kelurahan Arjuna, pasca-melempar bom panci di Taman Pandawa, Senin 27 Februari 2017.

Dalam pengakuannya sebelum tewas, dia mengaku mempelajari perakitan bom panci hanya dari situs internet.

promo oktober

Menanggapi hal itu, Harist melihat seharusnya ada prioritas upaya untuk menyelesaikan akar terorisme, dalam konteks global maupun domestik.

“Penyelesaian tersebut bisa juga terkait problem global justice, maupun soal ekonomi, benturan budaya, dan tegaknya rasa keadilan,” imbuhnya.

Untuk itu, sikap terbuka untuk menerima masukan dari berbagai kalang baik dari kalangan tokoh umat Islam, demikian juga rekomendasi dari para cendikiawan yang berbasiskan riset urgent sangat dibutuhkan untuk membantu BNPT dalam melakukan deradikalisasi. [ ]

Red: admin

Editor: iman

Foto: okezone

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment