Kriteria Busana Syar’i Bagi Muslimah

muslimah-3

Oleh: Ekasari Damayanti Azzahra*

 

 

PERCIKANIMAN.ID – – Berbusana muslim khususnya bagi muslimah bukan sekedar anggun dan menutup aurat namun dituntut harus memenuhi ketentuan syar’i dengan kaidah-kaidah tertentu yang tak boleh dilewatkan. Kendati demikian, estetika dalam berbusana juga perlu diperhatikan. Ketentuan atau pakem ini juga ditekankan kepada para desainer maupun produsen busana muslim sehingga selain modis dan fashionable juga harus memenuhi tuntutan syar’i.

Berbeda dengan model busana lain yang dipakai non muslim yang lebih menonjolkan unsur modis dan trendy sehingga tida mengenal  pakem atau ketentuan tertentu, namun namun untuk kaum muslimah harus memperhatikan busana yang sesuai dengan ketentuan syar’i.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut beberapa ketentuan dalam mengenakan atau memproduksi busana muslimah yang modis namun tetap syar’i:

  • Busana syari tidak boleh mencolok.

Meski salah satu tujuan berbusana adalah agar terlihat anggun namun yang perlu diperhatikan bagi kaum muslimah bentuk busana tidak boleh mencolok baik warna maupun modelnya sehingga dapat mengundung banyak perhatian khususnya saat digunakan diluar rumah atau dikeramaian.

  • Busana harus panjang dan longgar.

Busana muslimah harus panjang dan longgor baik lenggannya dan kaki maupun ukuran tubuhnya. Namun demikian untuk panjang tentu harus disesuaikan khususnya pada bagian bawahan atau kaki sehingga ketika dipakai tidak langsung kena tanah.

  • Tidak membentuk tubuh atau ketat.

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa berbusana bukan sekedar menutup aurat namun jika masih membentuk tubuh dengan model ketat maka hal tersebut juga tidak syar’i. selain tidak syar’i ternyata menurut kesehatan busana yang ketat juga tidak baik bagi kulit.

  • Kerudung harus menutupi dada.

Bagi sebagian muslimah masih ada anggapan bahwa memakai kerudung yang terpenting menutup rambut. Hal ini tentu masih kurang sempurna sebab menurut ketentuan Allah dalam Al Quran bahwa kerudung itu harus sampai ke dada dan akan lebih baik lagi jika melebihi dada.

Untuk hal ini bagi para designer maupun produsen busana muslimah dapat menyiasatinya agar tetap terlihat memiliki estetika, busana syar’i bisa dimainkan di bagian pergelangan tangan atau khimarnya itu sendiri.

Selain itu agar tetap modis dan fashionable kaum muslimah dapat menciptakan baju syari, baiknya dengan detail tak menumpuk, selalu memperbarui model dengan memberikan detil pada pergelangan tangan atau khimarnya agar tak monoton tetapi tetap sesuai kaidah syari.

Dengan demikian kaum muslimah tetap dapat berbusana dengan model kekinian namun unsur syar’i tetap terpenuhi. Selamat mencoba !!. Wallahu’alam. [ ]

 

*Penulis adalah ibu rumah tangga, pendidik dan pegiat dakwah.

Asian hijab 2

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Bagi pembaca yang  punya hobi menulis dan ingin dimuat di www.percikaniman.id bisa mengirimkan tulisannya  ke email: [email protected] atau: [email protected]  . Jadilah pejuang dakwah melalui tulisan-tulisan yang inspiratif,motivatif dan edukatif serta penyebar amal saleh bagi banyak orang. Bergabunglah bersama ribuan pembaca dalam menebar kebaikan.

 

 

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment