Keajaiban Semut Dalam Al Quran dan Sains

Semut

 

 

PERCIKANIMAN.ID – – Semua adalah binatang kecil yang hampir ada disemua wilayah bahkan terpencil sekalipun. Semut juga dianggap serangga yang mengganggu manusia baik menggigit lansung atau hingga atau mengerubungi makanan sehingga minimbulkan rasa jijik. Meski demikian semut tergolong binatang yang istimewa dimana karakternya menjadi contoh manusia untuk hidup bergotong royong.

Menurut John L. Capinera ilmuwan Amerika dalam bukunya yang berjudul Encyclopedia of Entomology  seperti dikutip dari okezone, menyebutkan bahwa semut memiliki empat jenis senyawa kimia. Senyawa kimia ini dapat dikeluarkan saat berkomunikasi. Empat senyawa kimia tersebut diambil sebagai contoh dari semut African Weaver, yaitu Hexanal, Hexanol, Undercanone, dan Butyloctenal.

Sementara itu dalam buku ‘Al Quran vs Sains Modern’ menurut Dr Zakir Naik,  dijelaskan bahwa Hexanal merupakan zat yang berfungsi menarik perhatian dan ketertarikan semut. Sementara Hexanol, zat yang membuat semut-semut bersiaga dan berlarian ke segala arah.

Sedangkan Undercanone, yakni zat yang saat dipancarkan bisa menarik semut ke sumber bahaya, sehingga yang terjadi ialah semut akan menggigit semua objek asing yang ada di sekitar mereka. Zat Butyloctenal ialah peningkatan agregasi dan kesiapan para semut untuk mengorbankan diri mereka.

Dalam penemuan ilmiah menyebutkan bahwa kemampuan teknologi audio canggih memungkinkan para ilmuwan untuk meneliti dan memberikan kesimpulan bahwa semut-semut dapat berbicara satu sama lain. Sebagian besar semut memiliki plectrum dan papan alami dalam perut mereka. Sehingga, dapat mengeluarkan suara sebagai media untuk berkomunikasi.

promooktober1

Kehebatan dan keunikan kehidupan semut ini hingga Allah memuliakannya dalam Al Quran yakni surat An Naml yang berarti semut. Dalam Al Quran juga Allah Swt menjelaskan keistimewaan semut ini dalam beberapa ayat, seperti:

Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari,” (QS.An-Naml: 17-18).

Kesesuaian penjelasan Al Quran dengan penjelasan sains seharusnya menambahkan keimanan kita kepada Allah Swt bahwa sungguh makhluk ciptaan Allah demikian sempurnanya. Keyakinan dan keimanan tersebut seharusnya semakin mendekatkan kita kepada Sang Pencipta. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment