Cara Mendapatkan Pertolongan Allah

tafakur

Assalamu’alaykum Wr.Wb.

Dalam beberapa bulan ini saya merasa mendapat begitu cobaan dari Allah Swt khususnya beragam masalah yang datang silih berganti. Terkadang masalah yang satu belum selesai sudah ada masalah baru yang tidak kalah beratnya. Saya sudah berdoa dan mencari jalan keluar namun rasa doa saya belum terkabul. Bagaimana agar kita mendapat pertolongan dari Allah dan terlepas dari segala masalah?. Mohon bimbingannya Pak Aam. Terima kasih. ( Budi by email)

iklan donasi pustaka2

Wa’alaykumsalam Wr.Wb

 

 

 

Sahabat-sahabat sekalian rasa semua sepakat bahwa hidup ini selalu ada masalah entah itu besar atau pun kecil. Itulah salah satu dari dinamika hidup yang tidak pernah statis atau datar-datar saja (life is never flat). Rasanya semua orang sejatinya mempunyai dan tengah menghadapi masalah masing-masing sesuai dengan profesi, kemampuan dan dunia yang digelutinya. Namun kita harus yakin dan percaya bahwa Allah Swt membebani kita dengan masalah tentu sesuai dengan kemampuan kita menyelesaikan atau melewatinya. Allah Swt tidak mungkin membebani kita dengan sesuatu di luar kemampuan kita. Sebagainya telah difirmankan dalam Al Quran:

Allah tidak membebani sese-orang melainkan sesuai dengan ukuran kesanggupannya. Ia mendapat pahala dari kebajikan yang dikerjakannya dan mendapat siksa dari kejahatan yang diperbuatnya. Mereka berdoa, “Ya Tuhan kami, jangan Engkau hukum kami jika kami lupa atau melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, jangan Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, jangan Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkan kami, ampuni kami, dan rahmati kami. Engkaulah Pelindung kami, maka tolonglah kami dari orang-orang kafir.” (QS.Al Baqarah: 286)

Dalam ayat tersebut sangat jelas bahwa kemampuan kita menyelesaikan persoalan hidup itu sesuai dengan beban masalah yang Allah cobakan kepada kita. diakhir ayat juga diajarkan kepada kita agar Allah menolong kita khususnya dari orang-orang kafir. Pertolongan dalam tinjauan Islam setidaknya kata pertolongan disebutkan 37 kali dalam Al- Aur’an dalam berbagai konteks.

Pertolongan biasanya datang pada klimaks ujian yang diberikan Allah kepad hamba-hamba-Nya yang beriman  (baca QS. Yusuf 12:110-111) Misalnya pertolongan pada Ibrahim a.s., Musa a.s., Muhammad Saw. dan para Nabi dan Rasul lainnya atau pun orang-orang shalih.    Kita harus meyakini betul bahwa sesungguhnya pertolongan itu hanya datang dari Allah baik pertolongan di dunia ataupun di akhirat (QS. Al-Kahfi 18:43-44, QS. Al-Mukminun 23:64-66,dll.). Meski pun pertolongan dari manusia namun itu hakikatnya pertolongan dari Allah lewat perantara manusia.

Kalau kita lihat dan rasakan sebenarnya dalam hidup ini begitu banyak pertolongan yang dapat atau telah kita nikmati baik disadari atau pun tidak. Beberapa bentuk atau contoh pertolongan Allah selama kita hidup di dunia antara lain:

  • Kemenangan atau Kesuksesan (QS. Ash-Shaff 61:13)
  • Do’a yang terkabulkan (QS. 2:186)
  • Ketentraman Batin (QS. Al-Fath 48:4)
  • Mendapatkan perlindungan (QS. Al-Baqarah 2:257)
  • Merasa nikmat berada dalam jalan kebenaran (QS. Al-An’am 6:125)
  • Mendapatkan keberkahan hidup (QS. Al-A’raf 7:96)

Lalu bagaimana langkah-langkah untuk mendapatkan perolongan Allah Swt?. Sebagai muslim tentu kita dalam berharap pertolongan dari Allah ini harus berdasar dan merujuk pada Al Quran maupun tuntunan yang telah Rasulullah Saw ajarkan yang tertuang dalam hadits-haditsnya. Di antaranya:

  1. Menjauhi Dosa-dosa Besar

 

Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu atau dosa-dosamu yang kecil dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).” (Q.S. An-Nisaa 4 : 31)

Orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah mereka memberi maaf.” (Q.S. Asy-Syu’araa 42 : 37)

  1. Taubat

 Katakan Hai hamba-hamba-Ku yang pernah terjerumus dosa, jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Allah-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong lagi dan ikutilah sebaik-baik apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya,”(Q.S. Az-Zumar 39 : 53 – 55).

  1. Senantiasa ada dalam ketaatan dan ridho-Nya

 Hal ini penting untuk menjaga kedekatan kita kepada Allah yakni senantiasa berusaha ada dalam ketaatan sehingga Allah memberikan ridho-Nya kepada kita. Dengan demikikan  ketika Allah telah ridho kepada hamba-Nya maka pertolongan itu bukanlah sesuatu yang mustahil. Namun demikian sebagai seorang yang beriman harus kita yakini juga bahwa ujian dan cobaan dari Allah Swt tersebut dalam rangka menguji keimanan dan kesabaran serta keikhlasan kita sehingga Allah akan memberikan derajat lebih tinggi lagi dan berbagai bentuk kemuliaan hidup lainnya. Tidak kalah penting adalah senantiasa berdoa dan tidak boleh putus asa. Terkait dengan doa Anda bisa membaca buku yang sudah saya tulis. Disitu ada panduang, tata cara serta beberapa contoh doa yang diajarkan oleh Rasulullah, judul bukunya “ Doa Orang-orang Sukses”.  Wallahu’lam. [ ]

 

buku doa

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

(Visited 10 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment