Bagaimana Memuliakan Orangtua Yang Non Muslim?

 

Assalamu’alaykum. Wr.Wb

Saya terlahir dan di besarkan dari keluarga yang non muslim. Sampai saat ini kedua orangtua masih dalam keyakinannya meski Alhamdulillah saya dan kakak saya sudah menjadi seorang muslim namun hubungan dengan orangtua tetap baik. Bagaimana cara berbakti kepada orangtua yang non muslim dan bolehkah kita mendokannya?. Mohon penjelasannya. Terima kasih. ( Diana by email)

 

 

 

 

Wa’alaykumsalam.Wr.Wb.

Kita harus menyadari dengan sungguh-sungguh bahwa Allah Swt menghadirkan kita semua ke dunia ini karena sebab adanya orangtua. Untuk itu sudah sepantasnya jika Allah mewajibkan kita untuk berbakti kepada keduanya. Bagaimana perintah dan cara berbakti kepada orangtua ini dapat kita simak dalam Al Quran dimana Allah Swt telah mewasiatkan kepada kita:

 

Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain kepada Allah dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam perawatanmu, maka janganlah kamu berkata yang menyakitkan, janganlah  membentaknya namun ucapkanlah perkataan mulia, rendahkanlah dirimu terhadap mereka dengan penuh kasih sayang dan doakanlah: ”Ya Tuhanku, sayangi  kedua orang tuaku, sebagaimana mereka telah mendidikku dengan kasih sayang  waktu kecil“.     (QS. Al Isra’17: 23 – 24)

promooktober1

 

Dari ayat tersebut dapat kita pahami salah satu cara berbakti kepada orangtua adalah dengan merawatnya sekiranya mereka telah tua bahkan jompo. Selain itu selama merawat tentu harus bersikap lemah lembut dan penuh kasih sayang. Kita harus ingat bahwa demikianlah kita dulu sewaktu kecil, merepotkan, menyita waktu dan sebagainya namun orangtua tidak pernah mengeluh dalam merawat kita. Sikap demikian juga yang saharusnya kita tunjukkan kepada orangtua. Termasuk mendoakan meskipun mereka non muslim, selama mereka masih hidup boleh kita doakan,misal semoga tetap sehat, kalau sakit semoga lekas sembuh termasuk didoakan sebelum ajal menjemput mereka atau Allah memberikan hidayah-Nya sehingga dapat seiman dan seakidah dengan Anda.

 

Yang tidak boleh didoakan adalah ketika mereka sudah meninggal dunia. Selama mereka meninggal masih dalam keyakinan lama (non muslim) maka mereka tidak berhak atau anak tidak memiliki kewajiban mendoakan sebab tidak mungkin hidayah Allah diberikan kepada orang yang telah meninggal. Itu bukan wilayah kita lagi biarkan Allah yang memberi keputusan atas perbuatan selama hidupnya.

Sepanjang ajakannya menuju kebaikan sesuai dengan tuntunan syariat Islam maka boleh perintahnya kita turuti meski non muslim, misal orangtua memerintahkan Anda untuk belajar sungguh-sungguh, berhemat, berbuat jujur, tidak sombong dan sebagainya. Namun jika ajakannya atau perintahnya kepada keburukan apalagi kemusyrikan yang bisa berujung kepada kekafiran maka ajakannya atau perintahnya boleh bahkan wajib Anda tolak, misal orangtua masih suka mengajak Anda ke tempat peribadatan untuk ikut berdoa maka itu wajib Anda tolak. Perintah Allah Swt menolak ajakan yang salah dan berpotensi kepada kemusyrikan ada dalam Al Quran:

 

Jika kedua orang tuamu memaksamu untuk mempersekutukan-Ku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah tempat kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (Q.S. Lukman 31: 15)

 

Lalu bagaimana sikap kepada orangtua yang berbeda agama?. Sekali lagi Anda boleh berbuat baik kepada keduanya sepanjang tidak mengajak kepada kemusyrikan maka dipersilakan. Hal ini pun pernah terjadi di zaman Nabi yang kisahnya dapat kita simak,

 

Asma’ binti Abi Bakar r.a. berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah saw.: “Ibuku mendatangi­ku dan ia menginginkan aku berbuat baik kepadanya padahal ia masih musyrik. Apakah aku boleh menjalin hubungan baik dengannya ?” Beliau bersabda: “Ya, kamu harus berbuat baik kepadanya” (H.R.Bukhari dan Muslim)

 

Meski orangtua non muslim Anda tetap harus berbuat baik jangan sampai durhaka pada orangtua. Selama mereka ada maka kewajiban Anda berbuat baik itu tetap adan, terkecuali mereka sudah tiada. Namun tetap saja Anda harus menjaga nama baiknya.

 

Rasulullah Saw bersabda: “Ada dua dosa yang akan ditampakkan  siksanya oleh Allah di dunia, yaitu berlaku zalim terhadap orang lain dan durhaka  pada orang tua”. (HR. Thabrani).

 

Ada banyak keutamaan berberbuat baik atau memuliakan orangtua. Untuk lebih lengkapnya saya sudah merangkum atau menulisnya dalam sebuah buku. Dalam buku tersebut pembahasannya lebih rinci dan detail yang sertai dengan contoh maupun dalil. Bukunya “Muliakan Ibumu”, insya Allah anda dapat lebih mudah dalam memuliakan orangtua. Wallahu’alam. [ ]

 

Buku Muliakan Ibumu 1

 

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

 

 

(Visited 4 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment