Bagimana Memelihara Amanah?

keluarga

 

 

 

 

 

Assalamu’alaykum wr.wb, Pak Aam saudara beberap bulan lalu mendapat musibah kecelakaan hingga mengakibatkan keduanya meninggal dunia (suami istri). Sementara keduanya mempunyai dua anak yang masih kecil. Setelah musyawarah dengan keluarga besar dan kedekatan anak-anaknya  dengan keluarga saya maka sepakat untuk pengasuhan dan pemeliharaan anak-anak (keponakan) di serahkan pada kami, termasuk saya dan suami berhak mengelola uang pensiun orangtuanya. Disatu sisi kami merasa bahagia bisa mengasuh mereka namun disisi lain merasa berat dengan amanah ini. Bagaimana agar dapat terus menjaga amanah?. Mohon nasihatnya pak ustadz. Terima kasih ( Amalia by email)  

 

 

 

 

 

 

Sebelumnya atas nama pribadi ijin saya turut berduka cita atas musibah yang menimpa saudara Anda sekaligus  simpati atas apa yang Anda dan keluarga lakukan menerima amanah tersebut. Menjaga dan memelihara amanah adalah salah satu pekerjaan yang sangat berat sebab pertanggungjawabannya bukan hanya di dunia melainkan sampai di akhirat kelak. Salah satu ciri orang yang beriman adalah mampu menjaga dan menjalankan amanah, lawannya amanah adalah khianat. Dalam Al Quran sendiri orang yang amanah adalah satu satu ciri para penghuni surga.

iklan donasi pustaka2

 

Sungguh beruntung orang-orang beriman.. yaitu orang-orang yang memelihara amanah-amanah yang dipikulnya dan memenuhi janjinya.” (QS. Al-Mukminuun 23 : 1 dan 8)

 

Demikian besar tanggung jawab menjaga amanah maka wajar jika Allah Swt mengapresiasi dengan imbalan surga dan sebaliknya orang yang tidak mampu menjaga sekaligus memelihara amanah yang dititipkan kepada kita. Sikap terbaik adalah berusaha sekuat tenaga dengan daya dan upaya agar amanah tersebut tetap terjaga khusus untuk Anda tentunya sampai anak-anak tersebut dewasa sehingga mampu meneruskan perjuangan kedua orangtuanya. Untuk itu Allah Swt sangat menekankan kepada kita untuk senantiasa menjaga amanah dan larangan untuk mengkhinatinya:

 

Hai orang-orang  beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul   dan  jangan kamu mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (QS. Al-Anfaal 8 : 27)

 

Terkait dengan amanah yang Anda dan keluarga terima terasa sangat berat karena bukan hanya menyangkut dengan amanah harta (pensiun) saja yang harus Anda jaga melainkan juga terhadap pengasuhan dan mendidik anak-anak tersebut. Maka perlakukan mereka seperti Anda memperlakukan terhadap anak-anak Anda sendiri. Boleh jadi terkait dengan akhlak, sifat dan karakter anak-anak tersebut Anda yang membentuknya sehingga jika kelak setelah dewasa maka ada sifat kurang baik darinya maka Anda pun akan mendapat sorotan atau cibiran dari orang lain termasuk mungkin keluarga besar Anda.

 

Namun jika kelak mereka tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak yang shalih shalihah, berakhlak mulia serta menjadi generasi muslim yang cerdas dan bertakwa maka Anda dan keluarga juga patut mendapat apresiasi. Selain itu insya Allah apa yang Anda lakukan juga akan tercacat sebagai amal shalih yang tetap mengalir hingga akhirat nanti.

 

Untuk tetap dapat menjaga dan menjalankan amanah tersebut sesuai dengan harapan tentu yang utama adalah Anda harus mempunyai niat yang lurus. Kemudian senantiasa berdoa dan memohon kepada Allah Swt agar diberi kemampuan, kesanggupan serta kekuatan hingga waktunya nanti amanah tersebut Anda kembalikan. Ini adalah kuncinya, sebab yang namanya godaan dan cobaan pasti akan datang sebagai sebuah ujian dari Allah Swt. Namun jika Anda senantiasa mendapat kepada Allah karena hakikat pemberi amanah adalah Allah Swt lewat saudara-saudara Anda maka Insya Allah anda akan senantiasa dalam bimbingan-Nya.

 

Terkait dengan amanah ini sebenarnya banyak sekali yang harus kita jaga, termasuk segala apa yang kita terima baik langsung atau tidak, sadar atau tidak, kita minta atau tidak maka amanah tersebut dititipkan kepada kita. Kita harus yakin bahwa amanah tersebut akan Allah minta pertanggungjawabannya.   Macam-macam amanah yang ada pada kita itu antara lain:

  • Kesehatan
  • Umur
  • Harta
  • Ilmu
  • Anak
  • Pasangan hidup
  • Hutang piutang
  • Jabatan
  • Janji
  • Kewajiban

 

Untuk itu jangan merasa bahwa kita bebas dari amanah sebab semua apa yang kita terima atau kita gunakan akan ada hisabnya dihadapan Allah Swt. Agar amanah tersebut dapat terjaga dengan baik tentu harus digunakan sesuai dengan perintah Allah maka mendekat dan selalu memohon bimbingan dari Allah adalah cara paling karena pada hakikatkan yang memberi amanah adalah Allah berikut yang mengawasi-Nya. Wallahu’alam. [ ]

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email aam@percikaniman.org  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment