Kiat Memiliki Keimanan Yang Kokoh

kokoh kuat

 

 

Assalamu’alaykum.Wr.Wb. Pak Aam, seperti yang disampaikan oleh Rasulullah Saw bahwa keimanan itu kadang naik namun kadang turun. Saking turunnya malah ada yang sampai kehilangan keimanan. Nah, pertanyaan saya bagaimana agar kita mempunyai keimanan yang kokoh dan selalu naik?. Karena kadang ingin beribadah itu berat sekali namun kadang ringan-ringan saja. Mohon penjelasan dan nasihatnya pak ustadz. Terima kasih. ( Savitri by email)

 

 

 

 

 

Wa’alaykumsalam.Wr.Wb. Iya ibu Savitri dan pembaca sekalian bahwa keimanan adalah sesuatu yang mahal dalam kehidupan seorang manusia karena ia (keimanan) tersebut yang akan menentukan nasibnya baik di dunia khususnya di akhirat. Orang tidak yang mempunyai keimanan kepada Allah dalam berislam maka seluruh amalnya akan tertolak meski ia berbuat baik. Tentu yang dimaksud dengan memiliki keimanan disini bukan sekedar keyakinan atau percaya bahwa Allah Swt itu. Kalau demikian maka syaitan pun percaya kepada Allah bahkan orang non muslim pun percaya bahwa Allah Swt yang mereka sebut dengan Tuhan atau God atau Lord dan sebagainya itu ada, akan tetapi mereka tidak disebut beriman.

iklan donasi pustaka2

Dalam Al Quran sangat jelas Allah menyebut kriteria orang-orang yang beriman di banyak ayat. Salah satunya dengan mudah dapat kita baca dan pahami bagaimana ciri orang yang beriman itu, dimana kata “iman” selalu berkaitan dengan “ amal shalih” (amannu wa amilashalihah):

yaitu orang-orang yang beriman pada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, mereka  beriman pada Al-Qur’an yang diturunkan kepada-mu dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, dan mereka yakin akan adanya akhirat”. (QS.Al Baqarah: 3 -4)

Keimanan ini lah yang harus kita pertahankan sampai akhir hayat dan tidak bisa ditukar dengan segala kenikmatan duniawi. Terkait dengan keimanan yang kokoh perumpamaannya telah Allah sebutkan dalam Al Quran.

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat (iman) yang baik  seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya  ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat”. (QS. Ibrahim: 24-25)

Setidaknya dari ayat ini ada dua aspek yang ingin Allah jelaskan, pertama bahwa iman yang hebat (kokoh) adalah iman yang berada dalam tantangan kehidupan. Hidup dengan segala dinamikanya, romantika, dilema hingga problema adalah ujian dari Allah. Tujuan dari ujian dan tantangan kehidupan ini sebagai sarana untuk mengokohkan dan meneguhkan keimanan. Kedua bahwa iman yang hebat harus dirasakan manfaatnya oleh orang di sekitarnya. Hubungan dengan Allah (habblumminallah) sudah kita rasakan maka untuk membuktikan keimanan harus dirasakan manfaatnya oleh orang-orang sekitar kita atau lebih banyak lagi seluruh manusia (habblumminannas). Misalnya seorang yang diberi kelebihan harta ia telah merasakan keimanannya bahwa Allah itu Maha Kaya maka wujud syukurnya dan sebagai realisasi keimanan tersebut ia harus membayar zakat, melakukan infaq sedekah dan sebagainya sehingga orang banyak dapat merasakan manfaat dari keimanannya.

 

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan agar mempunyai keimanan yang hebat dan kokoh:

  • Melaksanakan Rukun Islam
  • Rindu pada Allah / Rajin berdo’a
  • Tekun belajar Islam (thalabul’ilmi)
  • Shabar, syukur dan tawakkal
  • Memiliki kepekaan sosial
  • Rajin muhasabah dan taubat
  • Memiliki hati yang bersih
  • Berusaha agar hidupnya berkah

 

Bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan dapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang bertakwa,  yaitu orang yang berinfak, baik pada waktu lapang maupun sempit, serta orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalah­an orang lain. Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.   Orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau men-zalimi diri sendiri, mereka segera mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa mereka. Siapa yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu dengan penuh kesadaran.   Balasan bagi mereka, yaitu ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal “(QS. Ali Imran:133-136)

 

Intinya memiliki keimanan yang kokoh harus kita dapatkan namun keimanan yang kokoh tersebut bukan langsung tertanam hati akan tetapi melalui proses dan ragam ujian. Kita harus mampu melewatinya sehingga termasuk orang-orang yang beruntung. Agar kita senantiasa memikiki keimanan yang kokoh, kuat maka minimal lakukan hal-hal tersebut diatas. Wallahu’alam.[ ]

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: norman

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

(Visited 1 times, 12 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment