Ribuan Kaum Muslimin Hadiri Subuh Berjamaah, Ghirah Ummat Islam Sudah Tak Dapat Dibendung

Subuh Al Azhar 1

PERCIKANIMAN.ID – – Ribuan kaum muslimin menghadiri dan mengikuti shalat Subuh berjamaah di masjid Al Azhar Jakarta. Koordinator Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Ustaz Bachtiar Nasir menyampaikan pesan modal utama umat Islam setelah dua aksi besar 411 dan 212.

Menurutnya, ada tiga modal besar setelah dua gerakan besar oleh GNPF.

“Pertama Allah telah turunkan izzah Islam kepada Muslim di Indonesia setelah kasus Almaidah 51. Tapi izzah Islam yang diturunkan oleh Allah kepada ummat Islam dipahami secara gagal oleh kaum munafik dan sebagian besar Non muslim,” ujarnya saat menyampaikan pesan Tabligh Akbar Politik Islam di Masjid Agung Al-Azhar Jakarta Selatan seperti dikutip dari republika.co.id, Ahad (15/1/2017)

Kalau aparat mau sadar apa yg diperjuangkan umat Islam, menuru Bachtiar, maka akan paham ummat Islam di Indonesia tidak seperti dituduhkan. Seolah olah akan makar, teroris hingga seperti seorang politisi senior menuduh Islam sebagai ideologi tertutup bahkan ummat Islam sebagai peramal masa depan.

Bachtiar berpesan kepada Presiden, ummat Islam di Indonesia sudah ingin bersatu sudah sangat kuat. Tapi kenyataannya ada kekuatan yang ingin merontokkan satu persatu para ulama dengan ghirah ummat Islam yang sedang muncul ini.

“Ingat kepada mereka yang ingin melemahkan ummat, kekuatan ini tidak bisa dibendung. Izzah Islam mereka mencintai Allah dan mencintai serta santun kepada sesama ummat Islam, tapi  tegas dengan non-Muslim dan siap berjihad di jalan Allah,” ujarnya.

Ini sebagaimama yang disampaikan Allah di dalam Al Quran. Maka, kata dia, kalau ummat Islam ingin mengembalikan supremasi kekuatan Islam di Indonesia,

BACA JUGA  Cerianya Anak Asuh Rumah Singgah Dapat Wakaf Al-Qur’an Percikan Iman

“Saya ingin pesankan pertama ini bukan soal khilafah dan soal imarah. Ini perlu saya tegaskan karena ada yang disalahpahami oleh aktivis Islam,” katanya.

Sebab, menurutnya ghirah Islam ini kalau tidak dikelola dengan baik maka akan terjadi gagal paham. Revolusi ummat Islam ini bukan kekerasan merusak fasilitas dan menggulingkan pemerintah. Tapi ummat Islam ingin meraih kembali harga diri dan kehormatannya melalui pemilihan yang sah, dan ingin keadilan bagi mereka yang merendahkan agama Islam.

Ia mengingatkan, selama ini, kondisinya gerakan liberal dan kapitalis sudah mengambil dan menjajah separuh indonesia. Sekarang masuk lagi komunis yang ingin mengambil setengahnya. Karena itu izzah Islam yang telah tumbuh saat ini harus dijaga untuk melawan kekuatan kekuatan itu.

Semangat ini harus dipelihara seperti semangat shalat Shubuh di masjid masjid yang kini jumlahnya hampir sama dengan shalat Jumat. Ini sudah terlihat dan mereka akan menjadi pasukan Subuh yang akan memenangkan dalam segala pertarungan.

“Jadi calon pemimpin Islam dan yang memimpin negara ini kuncinya kalau mau barokah cukup dekat dengan rakyat,” ujar Sekjen Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia ini.

Ribuan kaum muslimin juga menghadiri dan mengikuti shalat Subuh berjamaah di Masjid Pusdai Kota Bandung Jawa Barat. Kegiatan yang diawali dengan tausiyah, dialog dan qiyamul lain ini dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Syaifii Antonio dan KH.Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dan Ketua MPR RI Zulkifli Hazan. Menurut pihak panitia kegiatan ini akan diselenggarakan rutin setiap bulan pada Ahad ke ketiga. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

foto: hidcom

 

 

(Visited 1 times, 2 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment