Imunisasi Itu Boleh atau Dilarang?

munisasi-1

 

TANYA:

Ustadz Alhamdulillah belum lama ini kami dikuruniai amanah buah hati. Namun terkait dengan imunisasi kami (saya dan suami) masih bingung. Ada teman yang melarang dengan berbagai argumen yang terkesan meyakinkan, sementara ada teman juga menyuruh melakukan imunisasi dengan argumen yang tidak kalah meyakinkan. Bagaimana pandangan atau pendapat ustadz sendiri?. Terimakasih (Ria-via BBM)

donasi perpustakaan masjid

 

JAWAB:

Sebelum saya ucapkan selamat kepada teteh dan akang yang telah dikaruniai buah hati semoga menjadi anak yang shalih dan shalihah. Sebenarnya pembahasan masalah imunisasi sudah pernah dijelaskan dalam beberapa pembahasan saya. Namun tidak ada salah salahnya kita coba bahas lagi.

Semua orang khususnya para orangtua pasti menginginkan anak-anaknya tumbuh dengan sehat, cerdas dan tumbuh kembang sesuai dengan masanya. Selain dengan asupan makan yang bergizi ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar anaknya sehat yakni pemberian vitamin dan imunisasi.

Imunisasi adalah salah satu upaya agar anak kita sehat baik di masa balita maupun nanti setelah dewasa. Pro dan kontra terhadap suatu permasalahan yang sifatnya khilafiyah adalah hal yang wajar. Terkait dengan imunisasi ini kalangan yang kontra (menolak) yang menyatakan imuniasi merupakan program Yahudi. Menurutt saya ini terlalu berlebihan. Justru kalau anak-anak kita tidak di imunisasi, generasi terbaik kita akan rusak sejak dini.

Inikan dilakukan sebagai upaya memberikan imunitas kepada anak-anak kita agar tidak terserang penyakit, yang dampak jangka panjangnya kelak anak-anak kita menjadi anak yang kuat, sehat, dan cerdas. Ini yang perlu mendapat perhatian orangtua.

Terkait program imunisasi atau vaksinasi ini program dan buatan Yahudi mungkin mereka yang menolak kurang mendapat informasi. Sebaiknya kita tahu dan sadar bahwa vaksin yang beredar di Indonesia itu adalah sebagian besar produksi dalam negeri bahkan produsennya ada  di Kota Bandung dengan sebagian besarnya karyawannya bahkan tenaga ahlinya orang Indonesia asli dan mereka juga mayoritas muslim.

Nah, terbayang jika anak-anak kita tidak di imunisasi, sama saja kita tidak menjaga generasi anak-anak kita. Ada yang berkata, bukankah dulu rasul dan para sahabat tidak di imunasasi tapi tetap sehat dan kuat?. Pendapat ini benar namun  kiranya kita juga bijak melihatnya dimana zaman dan kondisi lingkungannya saat itu sungguh sangat jauh berbeda. Dulu segalanya serba alami, bersih dan sehat serta tak tercemar berbagai polusi sehingga berdampak pada konidisi tubuh. Kemudian bandingkan dengan sekarang dimana kondisi lingkungan sudah tercemar, lapisan ozon menipis, pemanasan global, dan muncul berbagai penyakit yang di zaman dulu tidak ada.

Untuk itu, menurut saya yang mengatakan imuniasasi itu program Yahudi justru dia yang sebenarnya tidak paham atau belum menyadari. Justru pendapat dan argument yang tidak ilmiah tersebut ingin merusak dan menghancurkan generasi anak-anak kita. Jadi silahkan ibu-ibu untuk melakukan imunisasi untuk menjaga anak-anak kita tetap sehat dan kuat, demi terjaganya genererasi mereka.  Sebgaimana dijelaskan dalam surat An-Nisa ayat 9 :

Dan hendaklah takeu (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraannya), oleh sebab itu, hendaklah mereka bertawakal kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan kata yang benar”.

Beberapa ulama juga membolehkan ummat Islam melakukan imunisasi sebagai ikhtiar untuk sehat. Imunisasi adalah salah satu ikhtiar agar kita mempunyai generasi yang lebih baik, tangguh dan cerdas dengan mempunyai kesehatan yang prima. Wallahu’alam. [ ]

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/  atau  Aplikasi Dakwah Ustadz Aam Amiruddin di Google Playstore  untuk pengguna Android atau di iOS App Store untuk pengguna Apple.

 

 

 

(Visited 2 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

One Thought to “Imunisasi Itu Boleh atau Dilarang?”

  1. Imunisasi masih menimbulkan pro kontra.

Leave a Comment