Peran Muslimah Dalam Memakmurkan Masjid

muslimah-3

Oleh: Hesti Kuraesin*

 

 

PERCIKANIMAN.ID – – Sebagian kaum muslim beranggapan bahwa yang berhak memakmurkan masjid adalah kaum pria saja sementara kaum wanita atau muslimahnya tidak ada ruang untuk itu. Memang dalam beberapa aktivitas kaum pria lebih dominan seperti kewajiban shalat wajib berjamaah, kajian dan sebagainya. Namun kaum muslimah jangan berkecil hati untuk aktif di masjid.

donasi perpustakaan masjid

Jika kita ke masjid, kita akan melihat besar sekali kontribusi kaum pria dalam memakmurkan masjid.  Kaum pria memang memegang peranan penting di masjid baik sebagai imam shalat ataupun pengisi khotbah Jumat atau ceramah dan kajian keislaman lainnya.

Lantas, adakah ruang bagi kaum muslimah  untuk memberi kontribusi selain hanya sebagai jamaah?. Tentu saja ada, jika kita belajar dan membaca dalam sejarah Islam, peran wanita atau kaum muslimah memiliki ruang untuk berkontribusi dan berperan aktif di masjid.

Berikut ini kontribusi yang bisa diberikan kaum muslimah untuk memakmurkan masjid dan seperti yang telah Islam ajarkan:

  • Ceramah

Beberapa masjid besar biasanya ada ruang khusus yang dapat menampung  hingga 100 orang bisa digunakan untuk kegiatan kajian atau majelis taklim muslimah dan memberi ceramah. Namu tentu saja jika yang berceramah seorang muslimah maka jamaahnya adalah kaum muslimah juga. Bisa juga didengar kaum pria namun harus memakai penghalang (hijab) atau pembatas dan penceramah tidak terlihat oleh kaum pria. Pada zaman Rasulullah Saw, kaum muslimah pun di beri ruang untuk bicara dan bertanya kepada Nabi Muhammad Saw dari balik mimbar dengan aturan yang sangat syari. Wanita dengan kritis menyampaikan pandangan dan pendapatnya juga bertanya tentang dunia muslimah.

muslimah ceramah
muslimah ceramah
  • Kegiatan Sosial

Wanita dalam sejarah Islam adalah orang aktif tidak hanya sebagai “ibu dan istri” tetapi memberikan kontribusi kepada wanita muslim secara individu dan dalam semua aspek masyarakat. Siti Aisyah adalah contoh teladan wanita muslim yang banyak memberi pengetahuan tentang Islam dan sosial. Sementara, dari bidang politik dari zaman Rasulullah ada Ummu Salama yang dimintai pendapatnya oleh Nabi Muhammad Saw tentang pelaksanaan ibadah haji ketika orang kafir melarang muslim berhaji. Saat itu Ummu Salama berkata jika Rasulullah berhaji maka umat mengikuti dan jika tidak umat juga akan mengikuti. Ini hanya beberapa contoh dari peran wanita dinamis yang dimainkan dalam sejarah Islam. Beberapa kegiatan sosial juga bisa dilakukan kaum muslimah di masjid.

  • Mengajar

Di beberapa masjid saat ini mulai tumbuh dan berkembang dengan berdirinya madrasah atau Taman Pendidikan Alquran (TPA/TPQ) baik yang berlangsung di dalam ruang utama masjid maupun bangunan disekitar masjid. Hal ini tentu bisa menjadi ladang bagi kaum muslimah untuk mendidik generasi Islam sekaligus memakmurkan masjid.

Tentu masih banyak aktivitas muslimah yang bisa dilakukan di masjid sebagai bagian dari upaya muslimah dalam memakmurkan masjid. Sepanjang itu dalam koridor syari maka sebaiknya kaum muslimah juga jangan mau ketinggalan dalam berlomba-lomba untuk memakmurkan masjid. Wallahu’alam. [ ]

 

*Penulis adalah ibu rumah tangga dan pendidik.

hesti

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: norman

 

Bagi pembaca yang  punya hobi menulis dan ingin dimuat di www.percikaniman.id bisa mengirimkan tulisannya  ke email: [email protected] atau: [email protected]  . Jadilah pejuang dakwah melalui tulisan-tulisan yang inspiratif,motivatif dan edukatif serta penyebar amal saleh bagi banyak orang. Bergabunglah bersama ribuan pembaca dalam menebar kebaikan.

 

 

 

(Visited 3 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment