Ajarkan Ini Pada Buah Hati Agar Tahu Keutamaan Berbakti pada Orangtua

ibu anak

PERCIKANIMAN.ID – – Kalau setiap anak mengetahui dan memahami keutamaan berbakti kepada orangtua, tentu tidak akan ada anak yang berani mendurhakai orangtuanya. Semua  anak sangat tidak menyukai kata durhaka ini, terlebih jika kata tersebut dirangkaikan dengan kata orangtua. Betapa tidak? Tidak seharusnya orang yang melahirkan, membesarkan, mendidik, serta melindungi kita dengan segenap jiwa raga diperlakukan durhaka. Sedikit pun, mereka tidak berhak menerimanya.

Kembali pada keutamaan berbakti kepada orangtua, berikut empat poin yang harus dicamkan oleh setiap anak. Berikut hal yang perlu diajarkan kepada buah hati tentang keutamaan berbakti pada ayah bundanya:

  1. Derajatnya sama dengan salat dan jihad.

Aku bertanya kepada Rasulullah Saw., “Amal apakah yang paling utama?” Rasulullah Saw. menjawab, “Salat di awal waktu.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apa?” Rasulullah Saw. menjawab, “Berbakti kepada kedua orangtua.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apa?” Rasulullah Saw. menjawab, “Jihad di jalan Allah.” (H.R. Bukhari)

Subhanallah! Demikian tingginya Allah Swt. menempatkan derajat orangtua hingga disejajarkan dengan salat dan jihad. Tentu teramat disayangkan jika ada figur publik yang terkenal baik kepada sesama atau bahkan getol ambil bagian dalam kegiatan-kegiatan sosial namun akhlak terhadap kedua orangtuanya tidak atau kurang baik. Kita patut curiga, jangan-jangan kegiatan sosialnya tersebut hanyalah sebuah kepura-puraan demi sebuah popularitas mengingat kepada orang terdekatnya saja, yaitu orangtuanya, dia tidak sanggup berbuat baik.

Kalau Allah Swt. saja sudah mensejajarkan orangtua dengan salat dan jihad, bukankah sudah seharusnya kita lebih memuliakan orangtua daripada aktif di kegiatan sosial?

  1. Sumber diturunkannya rida Allah.

Tidak berlebihan kiranya jika kita bertemu atau akan berpisah dengan orangtua, kita meminta doa dan keridaan mereka. Ketika akan berangkat bekerja, mintalah kepada orangtua agar turut mendoakan kelancaran rezeki kita. Ketika akan diboyong oleh suami ke luar kota, mintalah kepada orangtua agar turut mendoakan kesakinahan rumah tangga. Ketika habis waktu mudik dan akan kembali ke kota asal, mintalah kepada orangtua agar turut mendoakan kelancaran dalam perjalanan. Menurut saya, ini lebih dari sekadar meminta doa karena tanpa diminta pun mereka pasti mendoakan kita. Ini adalah bentuk tatakrama serta penghormatan kita terhadap orangtua.

BACA JUGA  Mitos-mitos Seputar Pembatal Puasa

Rida Allah tergantung kepada keridaan orangtua, dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan orangtua.” (H.R. Baihaqi)

  1. Menjadi pintu surga.

Abu Umamah berkata, ada seorang lelaki bertanya, “Ya Rasulullah, apakah hak kedua orangtua terhadap anaknya?” Beliau menjawab, “Keduanya adalah surgamu dan nerakamu.” (H.R. Ibnu Majah)

Dengan demikian, dapatlah kita berkesimpulan bahwa seseorang termasuk ahli surga atau neraka tergantung dari caranya memperlakukan kedua orangtuanya. Jika dia memuliakan orangtuanya, kurang lebihnya dapat kita dapat simpulkan bahwa orang tersebut akan beroleh kenikmatan surga. Namun, jika dia menelantarkan orangtuanya yang telah renta atau bahkan “membuangnya” ke panti jompo, kurang lebihnya kita dapat simpulkan bahwa orang tersebut akan disiksa di neraka.

  1. Dapat mengatasi kesulitan.

Rasulullah Saw. bersabda bahwa suatu hari ada tiga orang dari umat sebelum kalian sedang melakukan perjalanan, lalu mereka kehujanan. Mereka berteduh pada sebuah gua di kaki gunung. Tiba-tiba ada batu besar jatuh dan menutupi mulut gua. Sebagian mereka berkata kepada yang lain, ‘Ingatlah amal terbaik yang pernah kamu lakukan.’ Kemudian mereka memohon kepada Allah dan bertawassul melalui amal tersebut dengan harapan agar Allah mengatasi kesulitan yang mereka hadapi. Salah seorang di antara mereka berdoa, “Ya Allah, aku mempunyai kedua orangtua yang sudah lanjut usia, sedangkan aku mempunyai istri dan anak-anak yang masih kecil. Aku menggembala kambing, ketika pulang ke rumah aku selalu memerah susu dan memberikan kepada kedua orangtuaku sebelum orang lain. Ya Allah, seandainya perbuatan ini adalah perbuatan yang baik karena mengharap rida-Mu, maka bukakanlah batu yang menghalangi mulut gua ini.’ Maka batu yang menutupi pintu gua itu pun bergeser terbuka.” (H.R. Muslim)

Jadi, berbakti kepada orangtua adalah perkara yang sangat mulia, ibadah terpenting setelah ibadah kepada Allah. Perlakukanlah orangtua Anda dengan sebaik-baiknya, jangan pernah menyakiti hati mereka. Pahala berlaku baik terhadap kedua orangtua sama halnya dengan berjihad di jalan Allah Swt. Ia memiliki kedudukan yang luar biasa.[ ].

 

Red: ahmad

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment