PW Persis Jabar 2016 – 2020 Dilantik, Eksistensi Persis Harus Bisa Dirasakan Ummat

pw-persis-jabar-1

PERCIKANIMAN.ID – – Ketua Umum PP. Persis KH. Aceng Zakaria melantik Pengurus PW Persis Jabar dan PW Persistri Jabar masa jihad 2016-2020, di Hotel Poster Jl. PHH. Musthofa 33 Kota Bandung Sabtu, (17/12/2016).

Dalam sambutannya, Ketua PW Persis Jabar H. Iman Setiawan Latief menegaskan bahwa dalam Islam jabatan itu bukanlah anugerah melainkan amanah. Bahkan jika tidak pandai mengembannya maka jabatan itu bisa berubah menjadi malapetaka dan kehinaan bagi yang menyia-nyiakannya.

“Persis kini tengah berjuang melalui dakwah di berbagai bidang untuk memerangi kebodohan, kemiskinan dan kedzaliman. Dengan asset yang dimiliki berupa ribuan Masjid, madrasah, pondok pesantren, majelis taklim dan lembaga non formal lainnya kini Persis tengah menghadapi tantangan dakwah yang semakin kompleks. Para mujahid dakwah Persis tidak boleh lari dari medan jihad sebab lari dari medan pertempuran termasuk dosa besar,”dalam rilisnya yang diterima redaksi percikaniman.id

Hari ini umat Islam tengah dihadapkan kepada fitnah yang sangat keji seperti pembantaian dan stigma negative berupa teroris atau intoleran. Padahal yang pantas dicap teroris itu adalah mereka. Sejarah mencatat kebiadaban Hitler,  Stalin, Mo Zetung, Musolini, Ariel Sharon dan lain-lain, dengan membantai ratusan bahkan jutaan manusia, tetapi kenapa mereka tidak dicap sebagai teroris?

“Dulu bangsa Cina untuk mempertahankan serangan musuh, mereka membangun tembok besar Cina yang sangat fenomenal. Namun mereka lupa ternyata musuh dapat masuk kedataran Cina dengan menyuap para penjaga pintu tembok Cina tersebut. Ada tiga cara musuh menghancurkan sebuah bangsa ;pertama, hancurkan system tatanan keluarga, hancurkan system pendidikannya dan hancurkan tokoh-tokoh panutannya. Oleh sebab itu saya mengajak kepada Persistri Jawa Barat untuk mengokohkan keluarga.

“Saya harapkan Persis Jawa Barat dapat menjadi garda terdepan di dalam memerangi problematika masyarakat Jabar yaitu problem kemiskinan, kebodohan, kejumudan dan problematika masyarakat lainnya,”pintanya.

Persis Jawa Barat merupakan asset terbesar karena selain memiliki anggota paling banyak, lembaga pendidikan terbanyak tapi juga karena strategisnya posisi Jabar yang menjadi penyangga Ibu Kota negara RI. Artinya perubahan yang terjadi di Jawa Barat akan membawa perubahan ke ibukota negara.

BACA JUGA  Jalin Kerjasama Dengan Yayasan Amaliah Astra Dewan Dakwah Kuningan Fokus Bina Mualaf dan Antisipasi Pemurtadan

persistri-jabar-3

“Eksistensi Persis Jawa Barat harus dapat dirasakan oleh umat dan warga Jabar. Setiap gerakan dakwahnya harus mampu memberikan manfaat kepada masyarakat Jawa Barat karena Islam merupakan rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum PP Persis KH. Aceng Zakaria dalam sambutannya meminta agar segenap pengurus yang dilantik baik PW Persis maupun PW Persistri terus menggelorakan semangat jihadnya dalam mendakwahkan ajaran Quran dan Hadits. Jika dahulu Rasulullah dilantik oleh Jibril sendirian, maka sekarang mah jumlahnya sudah banyak jadi harus lebih semangat.

Warga Persis Jawa Barat harus tampil menjadi bunyanul marsus (bangunan yang tersusun rapi) dan harus seperti jasadil wahid (jasad yang satu).

Para pengurus Persis dan Persistri harus memfungsikan dirinya sebagai kholifah Allah di bumi ini. Seorang khalifah harus melakukan pencegahan terhadap berbagai kerusakan  yang diciptakan oleh manusia. Baik menyangkut ifsaduddin (kerusakan agama) atau ifsadulaql (kerusakanpetunjukakal).

Jika Persis dahulu sudah menorehkan tinta emas oleh para penda hulu kita seperti A. Hasan atau M Natsir, maka hari ini menjadi tugas generasi yang sekarang untuk mempersembahkan prestasi dakwah yang lebih baik lagi. Sebab kedepan persoalan dakwah akan semakin kompleks. Kini bidang ekonomi telah dikuasai mereka, tanah-tanah juga sudah dikuasai mereka. Kekuasaan politik kini tengah diincar oleh mereka.

“Namun demikian sebesar dan seberat apa pun persoalan dakwah tidak boleh membuat kita menjadi pesimis. Optimislah dalam menatap dakwah di masa yang akan datang,” ujar Kiayi mengakhiri taujihnya.

Acara pelantikan ini dihadiri seluruh pengurus baik PW Persis maupun PW Persistri. Sementara Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang berhalangan hadir diwakili oleh Achadiyat dari Kesbangpol Jabar. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Foto: panitia

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment