Pembantaian di Aleppo Adalah Kejahatan Perang Terhadap Kemanusiaan Dalam Abad-21

aleppo-un

PERCIKANIMAN.ID – – Pemerintah Arab Saudi meminta agar pemerintah Suriah dibawah rezim Bashar Assad segera menghentikan segala kejahatan yang mereka lakukan pada warga Aleppo.  Arab Saudi juga menyerukan agar pasukan loyalis Presiden Bashar al-Assad tidak lagi melakukan penyerangan secara biadab dan diluar batas kemanusiaan.

“Ini adalah tragedi kemanusiaan terburuk di awal abad ke-21. Kejadian ini berlangsung di depan mata masyarakat internasional,” kata kantor berita negara SPA, mengutip pernyataan seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, seperti dilansir Reuters, Minggu malam (18/12/2016).

“Pembantaian mengerikan terjadi di Aleppo, ini merupakan kejahatan perang terhadap kemanusiaan,” lanjut pejabat itu.

Kota Aleppo sendiri sudah terbagi dua wilayah sejak konflik Suriah pecah pada tahun 2011. Ada wilayah yang diduduki oleh pemerintah, ada juga yang dikuasai oleh pemberontak. Namun sejak pertengahan November, pihak pemerintah Suriah dan sekutunya, Rusia dan Iran, sudah mulai melakukan invasi pada daerah yang dikuasai ole pemeberontak.

Usaha evakuasi warga sipil dan pejuang pemberontakan Suriah di kota tersebut juga dihentikan sejak Jumat (16/12). Tidak jelas apa alasan Pemerintah Suriah melakukan hal tersebut.

promooktober1

Namun ada kabar yang mengatakan bahwa proses evakuasi akan kembali dilakukan pada Sabtu (17/12/2016) waktu setempat. Namun hal tersebut masih belum mendapat konfirmasi resmi dari Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Arab Saudi juga menuduh negara yang selama ini bergabung dengan Presiden Bashar turut ikut campur mengurusi urusan dalam negeri Suriah. Negara-negera tersebut adalah Rusia dan Iran.

Salah satu sumber juga mengatakan bahwa Arab Saudi sudah melakukan kontak dengan kekuatan regional dan internsional untuk menekankan pentingnya segera mengambil tindakan untuk mengakhiri konflik di Aleppo,” kata sumber tersebut.

Sementara itu ribuan warga di Jerman dan Prancis melakukan aksi unjuk rasa menentang penyerangan yang dilakukan oleh pemerintah Suriah di kota Aleppo, Suriah. Mereka juga mengajak masyarakat internasional untuk turut serta membantu serta mendukung warga sipil di Aleppo.

aleppo-3

Di Berlin, sekitar 900 orang berkumpul di depan Reichstag, gedung parlemen Jerman. Di tengah cuaca dingin yang menyelimuti Jerman, mereka berdemo sambil membawa spanduk bertuliskan ‘Anak-anak dari Aleppo memanggil Anda!’ dan ‘Aleppo berdarah dan dunia sedang menyaksikan’.

Selain di Reichstag, sekitar 1.800 warga lain melakukan aksi serupa di sudut kota Berlin lainnya.

“Apa yang terjadi di sana (Aleppo) adalah yang terburuk di dunia,” kata salah seorang peserta unjuk rasa Mahmoud Almizeh (19), seorang pengungsi yang berasal dari Raqa, Suriah seperti dilansir AFP, Minggu (18/12/2016)

Jerman merupakan salah satu negara di Eropa yang membuka diri bagi pengungsi dari Suriah. Tercatat, Jerman sudah menampung kurang lebih 600 ribu pengungsi asal Suriah sejak awal konflik di negara tersebut meletus di tahun 2011. Namun sayangnya, pemimpin di Eropa lain terkesan menutup diri dari gelombang pengungsi Suriah yang terus berdatangan.

“Kami merasa sangat tidak berdaya (menghadapi konflik di Suriah)” kata salah seorang pendemo lain, Anna Bone.

“Ketidakberdayaan ini, kesedihan ini. Itu yang membawa saya ke sini hari ini,” tambahnya.

Sementara di Prancis, aksi unjuk rasa ratusan orang terhadap pemerintah Suriah terjadi di empat kota, Paris, Lille, Strasbourg dan Marseille.

“Ini gila, kekuatan dunia tidak bisa mengintervensi,” kata dua orang pengunjuk rasa asal Turki, Hilal (25) dan Gulsan (26) saat melakukan aksi unjuk rasa di Paris.

Saat ini, ribuan warga sipil dan pejuang oposisi Suriah masih tertahan di Aleppo. Mereka menunggu untuk dievakuasi dari kota tersebut menuju tempat yang lebih aman. Sebelumnya, pemerintah Suriah melakukan penghentian proses evakuasi warga sipil di Aleppo dengan alasan yang tidak jelas sejak hari Jumat (16/12) lalu. [ ]

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto:un.org

(Visited 2 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment