Muliakan Masjid Itu Dimulai Sejak Dari Rumah, Begini Caranya

masjid

PERCIKANIMAN. ID – – Banyak cara muliakan masjid. Mulai dari memakmurkan masjid melalui beragam majelis ilmu hingga meramaikan ibadah secara berjamaah. Tapi tahukah Anda, bahwa memuliakan masjid bahkan bisa dilakukan dari hal terkecil. Salah satunya dengan memerhatikan etika saat di masjid. Abu Bakr Jabir Al-Jazairi dalam Minhajul Muslim (2002), etika itu perlu karena membedakan umat muslim dengan umat lainnya. Sama halnya ketika di dalam masjid. Beberapa etika perlu diperhatikan, guna memuliakan masjid itu sendiri. Selain itu, “etika yang baik merupakan contoh dan sunnah yang diajarkan Rasul kepada umatnya,” tulis Abu Bakr.

Memuliakan masjid bagi seorang muslim, bahkan di mulai saat ia hendak pergi ke masjid. Beberapa hal perlu diperhatikan sebelum kita menuju dan dalam perjalanan menuju masjid. Diantaranya;

  • Berpakaian indah.

Hal ini merujuk pada perintah Allah, “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah setiap memasuki masjid (Al-A’raf:31).” Ibnu Taimiyyah dalam kitab Al-Ikhtiyarot memberi penjelasan bahwa seorang muslim hendaknya menggunakan pakaian terbaik ketika shalat di masjid, terlebih saat hari jum’at dan hari raya. Adapun yang perhiasan terbaik bagi lelaki yang hendak shalat jum’at adalah siwak dan parfum.

  • Menjauhi makanan yang beraroma tak sedap.

Jabir berkata Rasul bersabda, “barang siapa yang memakan dari tanaman ini (sejenis bawang dan semisalnya) maka janganlah mendekati masjid kami, karena sesungguhnya malaikat terganggu dengan bau tersebut, sebagaimana manusia (HR. Bukhari).” Beberapa ulama sepakat bahwa aroma tak sedap tak hanya berasal dari makanan saja. Termasu juga asap rokok, bau mulut yang tak disiwak, dan bau badan. “Seorang muslim mematuhi etika karena ia tak ingin mengganggu saudaranya,” ungkap Abu Bakr. Selain itu, menjaga kebersihan mulut dan badan juga sangat dianjurkan bagi kesehatan.

BACA JUGA  Padati Freedom Tower, Ribuan Warga AS Dengarkan Ceramah tentang Islam

Saat adzan berkumandang, seorang muslim (khususnya laki-laki) diharuskan bersegera menuju masjid untuk shalat berjamaah. Hal ini senada dengan hadist rasul, “… seandainya mereka mengetahui keutamaan bersegera menuju masjid niscaya mereka akan berlomba-lomba (HR. Bukhari & Muslim).” Jika Anda berada di Mekah atau Madinah, maka pemandangan ‘berlomba-lomba’ seperti itu tak asing. Begitu adzan berkumandang, secara otomatis orang-orang akan meninggalkan aktivitas mereka dan langsung menuju masjid. Semua toko tutup sementara, tak ada aktivitas jual-beli, termasuk kegiatan belajar.

  • Membaca doa masuk masjid.

Saat keluar rumah kita dianjurkan berdoa; “Dengan menyebut nama Allah aku bertawakal kepada-Nya, tidak ada daya dan upaya selain dari Allah semata (HR. Tirmidzi & Abu Daud).” Lalu ketika hendak menuju dan masuk masjid, kita juga diajarkan sebuah doa;

Wahai Allah berilah cahaya di hatiku, di penglihatanku dan di pendengaranku, berilah cahaya di sisi kananku dan di sisi kiriku, berilah cahaya di atasku, di bawahku, di depanku dan di belakangku, Yaa Allah berilah aku cahaya” (HR. Bukhari & Muslim).”

Doa dimaksudkan agar niat kita senantiasa lurus dan hanya mengharap ridha Illahi semata. Indah berislam untuk menuju masjid pun ada etikanya. [ ]

 

Red: m. iqbal

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment