Mencintai Rasulullah Saw, Ikuti Juga Sunnahnya

rasulullah-saw

PERCIKANIMAN.ID – – Bagi sebagian kaum muslimin setiap tanggal 12 Rabiulawal diperingati sebagai Maulid Nabi Saw. Sebagaimana kita yakini Rasulullah Muhammad Saw lahir pada tanggal 12 Rabiulawal. Sebagai salah satu bentuk cinta dan untuk mengingatkan maka ragam acara digelar pada momentum ini, seperti tabligh akbar, lomba, dan sebagainya.

Salah satu tujuan orang memperingati Maulid Nabi adalah untuk mengenang dan meraih cinta Rasulullah Saw juga bentuk cinta kita kepada baginda. Cinta adalah sebuah anugerah yang Allah Swt berikan pada setiap hati makhluknya. Sebagai manusia yang memiliki akal, kita harus bisa menempatkan cinta itu pada Allah Swt dan manusia yang tepat, manusia yang dapat membimbing kita meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat, yaitu Rasulullah Saw. Lalu bagaimanakah cara kita agar dapat mencintai Rasulullah Saw sepenuh hati? Berikut adalah cara mencintai beliau sesuai syari’at Islam serta mencontoh para sahabatny:

  1. Tauhidkan (Esa-kan) Allah.

Rasulullah Saw diutus Allah Saw untuk menyeru kita kembali meyakini bahwa Allah adalah satu dan melarang kita mendekati syirik. Dengan tauhid yang kuat dalam dada kita, insya Allah kita akan mudah mendekatkan pada ajaran beliau. Hal ini merujuk pada Al Qur’an”

Katakanlah (wahai Muhammad), “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri (atau suami-suami) dan kaum keluarga kelian, juga harta yang kalian usahakan dan perniagaan yang kalian khawatirkan kerugiannya, dan rumah tempat tinggal yang kalian sukai adalah lebih kalian cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah hingga Allah mendatangkan keputusan-Nya (azab)-Nya. Allah tidak akan memberikan petunjuk kepada orang fasik (derhaka).” (QS at-Taubah : 24).

  1. Ikuti ajaran Rasulullah Saw dan menjauhi larangannya.

Manusia akan selalu taat kepada orang yang dicintainya. Begitu juga orang yang mencintai Rasulullah Saw yang mulia, ia akan selalu berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti jejak beliau, bersegera mewujudkan teladannya dan bersegera menjahui larangannya. Coba kita simak haditsnya:

Pada suatu hari Umar bin Khattab berkata kepada Rasulullah Saw, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali dari diriku sendiri.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menjawab, “Tidak, demi Allah, hingga aku lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri.” Maka berkatalah Umar, “Demi Allah, sekarang engkau lebih aku cintai daripada diriku sendiri!” (HR. Al-Bukhari).

  1. Perbanyaklah shalawat dan salam kepada Rasulullah Saw.

Bershalawat kepadanya memliki berbagai faedah dan manfaat diantaranya dapat mendatangkan kebajikan, dikabulkannya berbagai do’a, mendapatkan syafa’at, mendatangkan shalawat Allah atas hambanya, dan selamat dari kebakhilan. Sebagaimana firman Allah Swt:

Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan.” (QS.Al Ahzab: 56)

  1. Bencilah orang yang Allah dan Rasul-Nya benci, musuhi orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya, jauhi orang yang menyalahi sunnahnya, serta bencilah semua perkara yang menyalahi Syariat.
BACA JUGA  Cara Menjaga Kebersihan Hati, Lisan, dan Perbuatan.

Dari Anas bin Malik ra., dari Nabi saw., beliau bersabda: “Ada tiga hal, barang siapa melaksanakan ketiga-tiganya maka ia akan merasakan kelezatan iman: Orang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi cinta kepada yang lain, orang yang mencintai orang lain hanya karena Allah dan orang yang benci untuk kembali kekafiran sebagaimana benci untuk masuk ke dalam neraka.”(HR. Bukhari).

  1. Cintailah Orang-orang yang dicintai Rasulullah Saw.

Rasulullah SAW sangat mencintai isteri-isterinya, keluarganya, sahabat-sahabatnya dan seluruh umat Islam yang berpegang teguh pada ajarannya, maka cintailah pula mereka semua.

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan”. (QS. Al Anfaal: 24).

  1. Laksanakan ibadah kepada Allah dengan tata-cara yang telah diajarkan oleh Rasulullah Saw, tanpa ditambah-tambah ataupun dikurangi.

Jika kita mencintai Rasulullah maka selayaknya kita mengikutinya termasuk dalam tata cara ibadah. Apa yang beliau sukai akan kita sukai juga demikian juga yang beliau benci.

Apa yang Rasul perintahkan kerjakan kalian, terimalah; apa yang dia (Rasul) larang atas kalian, maka tinggalkanlah”. (QS al-Hasyr : 7).

  1. Belalah selalu ajaran Rasulullah Saw.

Cara membela ajaran beliau adalah dengan menghafal, memahami dan mengamalkan hadits-hadits Rasulullah SAW. Hidupkan pula sunnahnya dan sebarkanlah kepada masyarakat.Membela termasuk juga dengan membela ajarannya dan apa yang disampaikannya jika ada pihak atau orang yang melecehkan apalagi menghina.

Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang (perintah) Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu ialah bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka (yang setia) itu, Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka…” (QS Al-Mujaadilah : 22).

Banyak sekali keutamaan yang akan kita dapatkan jika mencintai Rasulullah Saw dengan sepenuh hati. Bukankah dalam syahadat kita telah berbait untuk mengakui bahwa Allah Sw adalah Rabb dan Muhammad Saw adalah Rasul-Nya sehingga apa yang ada dirinya sepatutnya kita berusaha untuk ikuti. Semoga kita termasuk ummatnya yang diakuinya dan kelak termasuk ummat yang dibanggakan di hari akhir. Mengingat Rasulullah jangan hanya saat Maulid saja melainkan setiap waktu sepanjang hayat. [ ]

Red: ahmad

Editor: iman

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment