Masyarakat Indonesia Lebih Gemar Penyedap Rasa Dibandingkan Buah, Ini Sebabnya

buah-segar-1

PERCIKANIMAN.ID – – Fakta menyebutkan, buah-buahan memiliki banyak manfaat kesehatan. Buah mengandung banyak nutrisi, serat, dan vitamin yang memainkan peran kunci dalam menjaga tubuh Anda selalu sehat dan berenergi. Sementara untuk mengonsumsinya, pastikan dalam bentuk alami. Pasalnya buah dalam bentuk alami jauh lebih baik dibandingkan buah yang sudah diawetkan atau dalam bentuk kalengan.

Sayangnya, jumlah konsumsi buah masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi. Berdasarkan data dari Kementerian Pertanian (Kementan) diketahui bahwa tingkat konsumsi buah masyarakat Indonesia hanya 34,55 kilo gram (kg) per kapita per tahun.

“Sedangkan rekomendasi dari Food and Agriculture Organization (FAO) seharusnya masyarakat Indinesia mengonsumsi buah sebesar 73 kg per kapita per tahun,” papar Tulus di Jakarta seperti dikutip dari okezone, Sabtu (10/12/2012).

Parahnya hal ini berbanding terbalik dengan jumlah konsumsi penyedap rasa. Masyarakat Indonesia diketahui lebih gemar mengonsumsi makanan yang mengandung penyedap rasa. 77% masyarakat lebih menyukai makanan siap saji, 53% makanan manis, 41% makanan berlemak dan 26% makanan asin.

Lanjut Tulus menjelaskan, menurunnya tren konsumsi buah masyarakat dan meningkatnya jumlah konsumsi penyedap rasa memicu tingginya jumlah penyakit-penyakit degeneratif. Kondisi ini pun diperparah dengan minimnya jumlah konsumsi serat dan tidak diimbangi dengan aktivitas fisik.

donasi perpustakaan masjid

“Wajar kalau kemudian di Indonesia di dominasi oleh penyakit tidak menular,” pungkasnya.

Sementara dikutip dari healtynews menyebutkan bahwa rata-rata orang kurang suka buah disebabkan sejak anak-anak sudah kurang pada beberapa jenis buah-buahan. Beberapa anak tidak begitu suka hanya disebabkan karena “bentuk dan rasanya” yang aneh. Biasanya rasa asam seperti jeruk kurang disukai anak-anak meski hanya sedikit dan lebih banyak manisnya.

Kebiasaan buruknya lainnya biasanya anak dipaksa makan buah ketika kondisi sedang sakit. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan kebugaran dan kondisi fit pada tubuhnya. Namun biasanya saat sakit anak-anak juga susah untuk makan termasuk buah-buahkan.

Untuk itu disarankan agar sedini mungkin anak bisa menggemari buah-buahan. Cara mudah menyajikan buah kepada anak adalah dengan di jus. Selain mudah dikonsumsi biasanya dengan warna dan tambahan rasa seperti susu atau madu akan membuat anak jadi suka buah. [ ]

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment