Bagaimana Hukum Lagu Religi?

muslimah, sendiri

Ustadz, bagaimana hukumnya lagu nasyid atau religi yang dinyanyikan oleh seorang wanita? Terima kasih atas penjelasannya.

 
  

Prinsip dasarnya, bagaimana kedudukan suara wanita dalam Islam, apakah sepenuhnya termasuk aurat, sebagian saja atau bahkan bukan aurot sama sekali. Sebagian ulama memandang bahwa suara wanita tidak termasuk aurat selama tidak disuarakan dengan maksud yang salah atau bertujuan maksiat.

alquran muasir

Misalnya bersuara manja untuk memikat hati yang tidak halal, suara yang bertujuan merayu-rayu yang bukan haknya, mendesah yang memancing syahwat biologis dan semisalnya. (QS Al-Ahzab [33] : 32).

Selain itu, sejumlah ayat dan hadits memberi ruang yang bebas untuk wanita beraktifitas khususnya yang menggunakan suara dalam banyak kesempatan. Misalnya aktifitas jual beli (QS 2: 275 ), memberi kesaksian (QS 2:282), menyampaikan ceramah (QS 16:125), dan sebagainya. Sementara dalam hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW mengizinkan dua wanita budak bernyanyi di rumahnya (Shahih Bukhari Muslim ). Pernah pula Rasulullah SAW mendengar nyanyian seorang wanita yang bernazar untuk memukul rebana dan bernyanyi di hadapan Rasulullah (HR. Tirmidzi )

Atas dasar uraian singkat di atas, menurut hemat saya, tidak dilarang wanita bersuara ( bernyanyi, berpuisi, berceramah dan sejenisnya ) selama menjaga hal-hal yang dapat mendatangkan kemadharatan dan kemaksiatan dengan suaranya, sebagaimana dicontohkan di atas.

kalender

Wallahu a’lam

* Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email aam@percikaniman.org atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment