Prancis Kutuk Serangan Rezim Bashar Assad Ke Aleppo

suriah

PERCIKANIMAN.ID – – Pemerintah Prancis melalui Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Marc Ayrault menyatakan kemarahannya atas serangan pasukan pemerintah rezim Bashar al-Assad ke Kota Allepo pekan lalu.  Menurut Ayrault serangan tersebut sangat keterlaluan dan mengabaikan upaya perdamaian yang tengah digalang.

“Perang hari ini adalah keterlaluan. Saya mengutuk ini atas nama Prancis. Saya akan mengambil inisiatif untuk mempertemukan orang-orang yang berbagi visi yang sama untuk masa depan Suriah dalam waktu dekat,” ucap Ayrault paska melakukan pertemuan dengan Komite Negosiasi Suriah, seperti dilansir Al Jazeera pada Minggu (20/11/2016).

alquran muasir

Untuk itu, pihaknya berencana menggelar konferensi untuk membahas perdamaian di Suriah. Hal ini merupakan respon atas serangan terbaru yang dilakukan oleh pemerintah Suriah terhadap Aleppo.

Ayrault mengatakan, serangan udara terbaru yang dilakukan Damaskus benar-benar membuat dunia murka. Ia mengaku, dalam waktu dekat akan mengumpulkan semua pihak yang sejalan dengan Prancis dalam memandang konflik di Suriah.

“Anda tidak bisa berdiri di sana dan menunggu Aleppo jatuh, karena tidak hanya Aleppo yang dipertaruhkan tapi seluruh Suriah. Jika negosiasi gagal, mereka yang kalah perang akan menjadi radikal dan akan bergabung dengan pihak lain seperti ISIS dan al-Nusra,” sambungnya.

kalender

Serangan udara terbaru yang dilancarkan oleh pemerintah Suriah sendiri dilaporkan telah menghancurkan sebagian besar rumah sakit di Aleppo. Serangan itu juga menewaskan hampir 120 orang di kota yang paling terdampak konflik di Suriah tersebut. Menurut data lembaga kemanusiaan dan pengungsi mencatat konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun tersebut telah menelan ratusan ribu korban tewas. Kebanyak korban adalah penduduk sipil dan anak-anak.[ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment