Mengenal 4 Tipe Pasangan Hidup dan Cara Menghadapinya

175

Oleh: Sasa Esa Agustiana*

 

PERCIKANIMAN.ID – – Menikah adalah menjalankan salah satu sunah Nabi Saw. sesuai dengan fitrah manusia. Hikmah yang dapat diambil kalau sunah Nabi Saw ini dijalankan adalah munculnya ketentraman jiwa. Dengan pernikahan, akan tumbuhlah kecintaan, kasih sayang, dan kesatuan yang halal, dan ibadah antara pasangan suami isteri. Dengan pernikahan, keturunan umat manusia akan tetap berlangsung dan berkesinambungan.

alquran muasir

Allah Swt. mempunyai beberapa skenario dalam menjodohkan hamba-hamba-Nya, ada yang dimudahkan, ada yang diperlambat meski suatu saat pasti mendapatkannya (di dunia), dan ada  juga yang ditangguhkan jodohnya dan akan dipertemukan kelak di akhirat. Apapun pilihan skenario jodoh yang ditakdirkan oleh Allah Swt., insya Allah adalah yang terbaik untuk hamba-Nya.

Mencari jodoh adalah hal yang diwajibkan bagi bagi setiap muslim. Kita tidak hanya dituntut untuk mencari, namun kita juga dituntut untuk berserah diri kepada Allah ketika memilih jodoh. Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi Muhammad Saw., beliau bersabda, “Seorang perempuan dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, (atau) karena agamanya. Pilihlah yang beragama, maka kau akan beruntung.”

Ada keterangan hadis yang perlu diingat oleh para wali wanita, Rasulullah Saw. bersabda, “Apabila datang kepada kalian lelaki yang kalian ridhoi agama dan akhlaknya,maka nikahkanlah dia (dengan puteri kalian). Sebab jika tidak, maka akan terjadi fitnah dibumi dan kerusakan yang besar.

kalender

Perlu diingat pula bahwa Al-Qur’an mengatur batasan pergaulan dengan lawan jenis dengan sangat tegas, “Jangan kamu dekati zina. Sungguh, zina itu perbuatan keji dan jalan yang buruk.” (Q.S. Al-Isrā’ [17]: 32). Dengan yang bukan muhrim, kita dilarang ber-khalwat seperti berdua-duaan dengan lawan jenis, memandang lawan jenis dengan syahwat, wanita bepergian bersama laki-laki yang bukan muhrim, serta hal-hal lainnya yang mengantarkan pada perbuatan zina.

Bagi para lajang, sambil berusaha menjaga pergaulan dan membina networking yang halal, tidak ada salahnya jika usaha mencari jodoh diiringi dengan doa, “Ya Tuhan, anugerahkan kepada kami pasangan dan keturunan yang menjadi penyejuk hati kami dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang bertakwa.”  (Q.S. Al-Furqān [25]: 74). Agar lebih berpeluang terkabul, berdoalah pada tempat dan waktu mustajab, tentu saja dengan memerhatikan adab-adab berdoa. Tempat mustajabnya doa semisal di masjid, majelis taklim, serta di padang Arafah Arafah (wukuf). Sedangkan, waktu mustajabnya doa adalah ketika bersujud dalam shalat, saat shalat malam/tahajud, saat shaum, dan lain-lain.

Pada dasarnya, apa pun kriteria jodoh yang dicari, langkah pertama yang harus ditempuh sebagai bagian dari ikhtiar adalah mengawalinya dari diri sendiri, seperti menanamkan niat di hati untuk beribadah karena Allah Swt., mengumpulkan ilmunya,  menentukan kriteria berdasarkan agamaya, upgrade iman dan amal soleh, selalu bertaubat, berbakti kepada orangtua, dan lain-lain. Perlu diingat bahwa Nabi Saw. pernah menyarankan agar kita memilih pasangan yang sama kualitasnya alias sekufu atau sepadan.

Allah Swt. telah menciptakan manusia dengan berbagai ras dan keturunan yang berbeda untuk kemudian diperintahkan agar saling mengenal. Sekedar pengetahuan tambahan, ada empat tipe kepribadian manusia dan cara menghadapinya menurut Florence Litauer dalam bukunya yang berjudul Personality Plus.

1. Tipe Koleris


Mereka adalah manusia dengan bakat atau pembawaan seorang pemimpin (walaupun tidak semuanya jadi pemimpin). Mereka menyukai tantangan dan senang memerintah, penuh pertimbangan, cenderung berpikir negatif, pendendam yang kronik, hidup berdasarkan definisinya tentang hal-hal di sekitarnya, dan selalu menilai sesuatu menurut logika. Memang, secara umum kepribadian yang satu ini kedengaraanya buruk, tapi mereka sebenarnya adalah pengabdi yang setia kepada persahabatan, peduli dengan keadaan orang lain, punya bakat dalam menyelesaikan masalah dengan kreatif, bergerak dengan rencana dan teriorientasi pada jadwal, serta bisa diandalkan untuk mengemban tanggung jawab.

Cara menghadapinya:
Kepribadian Koleris tidak suka dikritik dan sebaliknya sangat suka mengkritik orang lain. Inti sebuah perdebatan bagi mereka adalah kemenangan, bukan kebenaran. Jadi, jika Anda terlibat dalam sebuah perdebatan dengan manusia model ini, jangan pernah mengkritik opini mereka. Jika Anda tidak setuju, cukup kemukakan opini tanpa harus mematahkan argumentasi mereka. Jika Anda berhasil menempatkan diri pada posisi netral, maka Anda sudah memenangkan pertemanan mereka.

Ciri koleris dalam pandangan Islam adalah arogansi dan kesombongan meski memang mereka sukses secara duniawi. Perlu diinfat bahwa Allah Swt. tidak suka dan tidak memberi hidayah kepada orang sombong. Sebagai orang Islam, hindarkan debat kusir dengan orang seperti ini.

  1. Tipe Sanguin


Manusia tipe Sanguin adalah mereka yang humoris, supel, easy going, ekspresif, mempunyai rasa ingin tahu yang besar, dan selalu mengikuti perkembangan zaman. Dalam pergaulan, mereka tidak kesulitan dalam membangun pertemanan karena pembawaannya yang memang disukai banyak orang, walaupun cenderung menguasai pembicaraan dan sering membesar-besarkan. Orang Sanguin ini dikenal pula sebagai pribadi yang terlalu cepat merasa bosan (termasuk dalam hal pekerjaan), cepat kehilangan antusiasme, tempramen, egois, dan gampang lupa. Konon katanya, seseorang dengan kombinasi antara kepribadian Koleris dan Sanguin sangat berpotensi menjadi penguasa/orang yang berhasil.

Cara Menghadapinya:
Titik kelemahan kepribadian Sanguin adalah pujian. Hampir semua kegiatan yang mereka lakukan didasarkan pada niat untuk mendapat pujian atau penghargaan dari orang di sekitarnya, baik itu pujian untuk karya-karyanya, hasil kerjanya, atau apapun yang ada pada mereka. Jika Anda bisa memberikan penghargaan yang tulus kepada mereka, walaupun dalam bentuk kecil seperti tertawa saat mereka bergurau atau sekedar menjadi pendengar yang baik, Anda akan memenangkan hati mereka.

Dalam pandangan Islam, tipe Sanguin adalah orang yang riya, suka pamer, butuh pujian, dan tidak ingat bahwa Allah Swt. itu Mahatahu isi hati dan niat di balik tampilan mereka yang gaul, supel, dan seolah serba tahu tersebut. Kalau Anda kenal dengan orang Sanguin, jangan berusaha mencari muka di depannya. Anda harus rendah hati (jangan rendah diri) karena di mata Allah Swt. hanya takwa dan hati yang bersih (qolbun salim) yang akan dijadikan ukuran kesuksesan.

3. Tipe Melankolis
Manusia tipe ini lebih sering menyendiri dan punya perasaan yang sangat peka. Berbakat menjadi musisi (khususnya musik melankolis) karena kepekaannya yang terkadang berlebihan terhadap apa pun yang menyangkut perasaan. Tipe manusia ini kurang cepat tanggap pada hal-hal yang berbau humor sehingga mereka memiliki kesulitan dalam pergaulan informal. Selalu itu, mereka juga sering ragu-ragu dalam mengambil keputusan dan membutuhkan persetujuan orang lain sebelum bertindak.

CaraMenghadapinya:

Manusia Melankolis seperti ini membutuhkan dukungan moral untuk hampir semua keputusan penting yang akan mereka ambil. Tidak sulit untuk memenangkan pertemanan dengan mereka karena yang mereka butuhkan hanyalah teman yang bisa terus ada di saat mereka sedang membutuhkan dukungan moral (yang sangat sering bila dibandingkan dengan orang-orang lain). Jadilah pendukung mereka, maka mereka akan menjadi “pasukan” Anda.

Dalam Islam, orang Melankolis termasuk orang yang mau berteman meski pilih-pilih (menurut Islam, pertemanan akan mewarnai tabiat seseorang). Orang Melankolis yang lebih suka sendiri, ingin dipahami, sangat sensitif, tergantung pada orang lain, berarti kurang tawakal pada kekuasaan Allah Swt., serba tidak yakin akan diri dan masa depannya sendiri. Anda harus tulus dan ikhlas dalam menjalin pertemanan dengan mereka. Hilangkan niat untuk memanfaatkan kelemahan iman si Melankolis ini.

4. Tipe Plegmatis

Kepribadian yang satu ini memang bukan penyediri seperti kepribadian Melankolis. Mereka adalah orang-orang yang senang dan mudah bergaul, namun dalam pergaulannya lebih sering diam dan berada pada posisi pendengar. Kepribadian Plegmatis berwatak sabar, cenderung menyembunyikan emosi, dan bijaksana dalam pergaulannya sehingga seringkali menjadi penengah yang baik. Pada dasarnya, mereka adalah kepribadian dengan pembawaan yang bersifat dewasa. Namun, mereka cenderung kurang memiliki antusias terhadap perubahan dan kegiatan baru sehingga mereka jugalah manusia-manusia paling membosankan di muka bumi. Mereka tidak cakap ketika diharuskan untuk memimpin sehingga lebih sering menghindari tanggung jawab. Konon katanya, kesabaran dan kebijaksanaan kepribadian ini memang digilai oleh lawan-lawan jenisnya. Namun demikian, mereka tidak dibekali bakat memimpin, atau kasarnya, terlahir untuk jadi bawahan.

Cara Menghadapinya:
Kepribadian Plegmatis tidak menyukai kepribadian yang sama pasifnya dengan mereka. Karena mereka lebih senang dipimpin daripada memimpin, yang mereka butuhkan adalah orang-orang yang lebih bisa mendominasi mereka (dengan kadar yang wajar tentunya). Anda tidak perlu membuang tenaga untuk memenangkan hati orang-orang Plegmatis karena mereka lebih senang mendengarkan dan memberikan nasehat. Menjadikan mereka sebagai tempat curhat adalah cara paling mudah untuk memfondasikan pertemanan dengan mereka.

Dalam pandangan Islam, hindarkan tipe Plegmatis ini sebab setiap manusia adalah pemimpin, minimal bagi diri sendiri. Dan, setiap manusia akan ditanyai tentang tanggung jawabnya oleh Allah Swt.

Tipe orang  yang beriman dan bertakwa, taat kepada Allah Swt. dan senantiasa mencontoh Rasulullah Saw., berpegang pada Al-Qur’an dan sunnah, serta yang jujur dan amanah adalah tipe terbaik pasangan hidup kita. Semoga demikian tipe pasangan hidup kita dunia hingga akhirat. Amin. Wallahu’alam.[]

 

*Penulis adalah ibu rumah tangga, pegiat dakwah dan penulis buku.

sasa-esa-2

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Bagi pembaca yang  punya hobi menulis dan ingin dimuat di www.percikaniman.id bisa mengirimkan tulisannya  ke email: redaksi@percikaniman.id atau: mapionline2015@gmail.com  . Jadilah pejuang dakwah melalui tulisan-tulisan yang inspiratif,motivatif dan edukatif serta penyebar amal saleh bagi banyak orang. Bergabunglah bersama ribuan pembaca dalam menebar kebaikan.

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment