Jabar Book Fair 2016, Jadikan Membaca Bagian Dari Jihad Melawan Kebodohan

jabar book fair

PERCIKANIMAN.ID – – Buku adalah manuskrip budaya yang dapat diwariskan dengan baik kepada generasi penerus. Buku dan budaya tulis menulis juga sejalan dengan teori limit anibody kepemimpinan, yang dikenalkan oleh “Bapak Ilmu Pengetahuan” yakni Ibnu Khaldun adalah faktor yang dapat memelihara pewarisan kepemimpinan peradaban melewati kurun yang panjang.

Demikian sepenggal ungkapan yang disampaikan Ketua Panitia Jabar Book Fair 2016 Idham Fitriadi saat pembukaan Jabar Book Fair 2016 di Pusdai Jabar, Rabu (2/11/2016). Lebih lanjut ia menambahkan membaca buku, sejatinya adalah proses yang harus ditempuh dan dinikmati oleh para pembelajar.

alquran muasir

“Membaca buku merupakan proses laiknya seseorang yang sedang berguru dan berburu ilmu kepada kepada siapa pun yang telah menorehkan karya-karyanya dalam bentuk tulisan,” jelasnya.

Selain dapat menyerap ilmu dan wawasan, sambungnya, melalui membaca maka semua potensi positif yang ada dalam diri seseorang akan dapat teraktivasi dengan baik. Oleh karena itu, Idham mengajak melalui event pameran buku seperti ini dapat menumbuhkan serta membangun budaya membaca di kalangan masyarakat.

“Sejarah membuktikan hanya bangsa yang memiliki budaya membaca dan menulis yang kuat, maju, unggul dan berkembang serta mampu bertahan lebih lama dibanding dengan bangsa lain.  Ayat Al Quran yang diturunkan pertama sangat jelas adalah perintah untuk membaca. Untuk itu marilah kita jadikan budaya membaca dan kalau bisa dibarengi dengan menulis ini sebagai bagian dari jihad kita melawan kebodohan,” ujarnya.

kalender
jabar book fair 2016
jabar book fair 2016

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dalam sambutannya yang diwakili Asisten Daerah Jabar Iwa Karniwa menyampaikan bahwa budaya membaca dan menulis juga merupakan bagian dari membangun peradaban manusia Indonesia. Sebab, menurutnya pembangunan juga harus berdasarkan pada ilmu pengetahuan dan teknologi yang salah satunya didapat dari kegiatan belajar dan membaca.

“Kita sudah canangkan gerakan masyarakat gemar membaca khususnya di Jawa Barat dengan mendukung berdirinya taman bacaan masyarakat (TBM). Oleh karena itu masyarakat harus memfaatkannya karena buku adalah gudang ilmu,”ajaknya.

Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua Ikapi Jabar Anwaruddin, Ketua Umum Ikapi Pusat Rosidayati Rozalina, Ketua DKM Pusdai KH.Iding Bahrudin, Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal dan jajaran Muspida Pemprov Jabar. Dalam kesempatan itu, secara simbolis dibagikan 100 paket buku kepada pengelola TMB se-Jawa Barat.

Selain menggelar pameran buku, “Jabar Book Fair 2016” yang dirangkai “ Milad Pusdai Jabar ke-19 “ juga menampilkan pameran Rumah Rasulullah , pentas seni dan aneka lomba islami, bedah buku, seminar nasional remaja dan masjid serta tabligh akbar. Panitia menyediakan lebih dari 100 stand buku dan sarana pendukung lainnya. Masyarakat dapat mengunjungi dengan gratis selama seminggu dari Rabu – Selasa ( 2 – 8 November 2016). (Iman)

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment