Arab Saudi Kecaman Iran Atas Dukungannya Kepada Milisi Houthi Yang Menyerang Kota Makkah

saudi-hancurkan-rudal-al-houthi-

PERCIKANIMAN.ID – – Iran mendapat kecaman keras dari Negara Arab atas dukungannya pada milisi Houthi pada Jumat yang melancarkan misil pada Kamis yang menarget Kota Makkah, kota suci kaum Muslim sedunia.

Dewan Ulama Senior Arab Saudi mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat bahwa dengan menarget Dua Masjid Suci merupakan sebuah kejahatan besar dan bukti baru ambisi ‘Safawi’ (Iran) dan rencana untuk memberi tempat untuk pemberontak Syiah Houthi di Yaman.

alquran muasir

“Dewan menimbang bahwa serangan brutal ini, yang melanggar kesucian negara ini, sebuah provokasi terhadap perasaan umat Muslim, dan pengabaian situs suci Islam, dan bukti bahwa Houthi menolak untuk mematuhi keinginan dan keputusan masyarakat internasional, untuk menerapkan genjatan senjata yang ada, dan upaya tiada henti untuk mencapai solusi politik terhadap krisis di Yaman,” Sekretaris Jenderal Dewan Kerjasama Teluk (GCC) Abdullatif al–Zayani dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan hari Jumat (28/10/2016) sebagaimana dilansir laman Arabnews dan dikutip dari hidcom

“Rezim Iran yang mendukung kelompok teroris yang menargetkan Kota Suci Makkah, apakah ini sebuah rezim Islam seperti mereka klaim?” demikian ujar Menteri Luar Negeri UEA Abdullah bin Zayed dalam akun twitternya.

Bahrain juga mengecam tindakan Pemberontak Syiah Houthi terhadap upada menyerang Kota Suci Makkah, dan mengatakan tindakan itu merupakan sebuah provokasi terhadap semua Muslim di dunia.

kalender

Perdana Menteri Bahrain Khaled bin Ahmad Al Khalifah juga mengatakan, “Menarget Makkah tidak hanya merupakan pelanggaran terhadap semua perjanjian internasional, tetapi itu merupakan kejahatan terbesar.”

Juru bicara koalisi Brigjen Ahmad Al-Assiri mengatakan, “Menarget tempat paling suci di dunia dengan sebuah misil balistik tadi malam mengungkapkan slogan palsu milisi Syiah Houthi.”

Al-Assiri mengungkapkan kembali kesiapan koalisi dalam menghadapi agresi Houthi dan “akan memotong kepala ular” dan mengatakan milisi teroris ini.

Sebelumnya, misil yang yang ditembakkan Pemberontak Syiah Al Houthi  ditembak jatuh 65 km dari Makkah, merupakan SCUD. Al-Assiri mengonfirmasi dan mengatakan individu Iran dan Hizbulah telah melatih milisi Pemberontak Syiah Houthi untuk menggunakan misil semacam itu.

Qatar juga mengecam dan mencela upaya serangan terhadap Makkah, “Ini merupakan sebuah agresi keras terhadap kesucian tempat paling suci umat Islam dan sebuah provokasi terhadap sentimen relijius jutaan umat Muslim di seluruh dunia,” kementrian luar negeri Qatar mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan Qatar memperlihatkan kembali dukungannya terhadap upaya terus-menerus Arab Saudi dalam mempertahankan keamanan dan stabilitas dan dukungannya untuk mencapai perdamaian di Yaman sesuai resolusi PBB 2216, inisiatif GCC dan dialog nasional Yaman.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pasukan pertahanan Koalisi Negara Arab berhasil menggagalkan serangan rudal balistik pemberontak Syiah Al Houthi (Hautsyi) Yaman yang diarahkan ke Kota Suci Makkah hari Kamis.

Serangan pemberontak Syiah al Houthi dengan target Kota Makkah itu dikonfirmasi militer Saudi sebagaimana dirilis laman Arabnews, Jumat (28/10/2016).

Menurut pernyataan militer Saudi,  meski serangan rudal pemberontak Syiah Houthi tidak menimbulkan kerusakan terhadap situs suci umat Islam, namun  rudal balistik pemberontak Syiah yang dihancurkan itu  sudah melesat 65 km (40 mil) dari Kota Suci Makkah.

Sementara itu, kelompok Pemberontak al Houthi dalam sebuah pernyataan hari Jumat mengkonfirmasi tembakan rudal balistik Burkan-1 ke wilayah Arab Saudi. Namun, Houthi mengklaim tembakan rudal balistik mereka diarahkan ke Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, bandara tersibuk Kerajaan Arab Saudi.

Kelompok Houthi telah menguasai sebagian wilayah Yaman utara termasuk Ibu Kota Sanaa bersama dengan sekutunya para loyalis mantan Presiden Ali Abdullah Saleh.

Kantor Berita  Saudi Press Agency (SPA) melaporkan pemberontak Al Houthi diketahui memiliki persediaan Rudal Scud era Soviet dan varian yang dirancang secara lokal.

Pemberontak Syiah di Yaman ini  telah menembakkan serangkaian rudal menuju arah Arab Saudi sejak koalisi Negara Arab yang dipimpin Arab Saudi setelah melancarkan serangan terhadap mereka di Yaman Maret 2015.

Sementara, Perdana Menteri Yaman Ahmed bin Dagher hari Kamis mengatakan Iran telah melatih ribuan pemberontak Houthi di Iran dan Beirut melawan Negara. Menurutnya, Iran telah melatih sekitar 6000 pemberontah Houthi di Iran, ujar Daghr usai pertemuan dengan Duta Besar Prancis Tisti Krist

“Perang di Yaman tidak dimulai pada tanggal 26 Maret tahun 2015. Itu pada kenyataannya, dimulai ketika pemberontak Houthi mengangkat senjata melawan saingan politik mereka dan melawan negara dengan jelas dukungan dari Iran, yang dilatih sekitar 6000 milisi di Iran atau di Beirut di bawah ahli militer,” ujar Bin Daghr usai bertemu Duta Besar Prancis Christian Tisti.

Makkah, khususnya Masjidil Haram adalah rumah bagi seluruh umat Islam sedunia. Tindakan Pemberontak Syiah al Houthi Yaman yang didukung sekutunya Iran dikhawatirkan akan melahirkan reaksi kalangan Muslim. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment