Cara Atur Keuangan Bagi Single Parent

istri anak

PERCIKANIMAN.ID – – Mengatur keuangan keluarga sudah pasti dilakukan setiap oleh Ibu Rumah Tangga. Menata pemasukan ke setiap bulan menjadi agenda tersendiri bagi Ibu Rumah Tangga.

Lalu bagaimana cara mengatur keuangan untuk mereka para orangtua tunggal (single parent)?. Seperti  dari planningfamily, berikut tips bagi anda orangtua tunggal, yang harus dilakukan :

alquran muasir
  1. Hidup hemat

Jika sebelumnya Anda dan keluarga bisa berbelanja ke supermarket setiap minggu atau akhir pekan maka hal ini mungkin saja sudah tidak belaku. Saatnya menerapkan pola hidup hemat beserta anak-anak. Hemat bukan berarti hidup pelit akan tetapi hanya membeli kebutuhan sesuai budget dan prioritas. Lagian dalam Islam juga diperintah untuk tidak hidup boros, seperti dalam Al Quran,

Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isro’ : 26-27).

  1. Menyesuaikan gaya hidup.

Mengingat pemasukan per bulan tidak lagi dari dua orang atau suami istri maka gaya hidup juga perlu disesuaikan seperti makan malam di luar atau pergi ke salon dan sebagainya. Dulu penghasilan dari dua sumber, sekarang hanya dari satu sumber. Buat estimasi pengeluaran rutin Anda kalau memang perlu, gaya hidup harus ikut menyesuaikan juga, jadi jangan terlalu pikirkan gengsi.

kalender
  1. Urus dokumen-dokumen terlebih dahulu

Sejatinya, untuk Anda yang baru saja menjadi single parent (bercerai atau ditinggal meninggal), Anda harus segera mengurus dokumen-dokumen terlebih dahulu. Bisa saja ada aset suami yang dulunya dibeli atas nama Anda. Begitu juga soal asuransi keluarga. Mungkin saja, asuransi Anda dan anak Anda terdaftar di kantor suami. Setelah berpisah tentu anda harus mengurus asuransi anda sendiri. Bila ternyata istri belum punya asuransi maka harus beli dulu, karena akan sangat riskan bila tidak punya asuransi kesehatan. Namun untuk premi atau iurannya juga harus disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi keuangan Anda.

  1. Tata ulang pos keuangan

Setelah Anda memastikan dokumen tersusun rapi, anda harus menata ulang pos keuangan anak Anda. Jangan sampai anak anda terlantar dan putus sekolah. Setelah memastikan dokumen tersusun rapi, segera atur lagi keuangan agar anak tidak terlantar dan pendidikan mereka terjamin paling tidak kemudian jadi putus sekolah. Jika karena kondisi keuangan tidak mampu meneruskan maka ada baiknya Anda bicarakan dengan pihak sekolah untuk minta keringanan namun jika itu tidak mungkin maka bijaksana juga memindahkan sekolah anak-anak yang terjangkau yang terpenting anak-anak tetap sekolah.

  1. Cari tambahan penghasilan

Jika kondisi sudah mulai tenang dan normal maka jika dirasa perlu Anda juga dapat memikirkan tambahan pemasukan atau penghasilan. Beriwaswasta atau jualan dari rumah mungkin bisa dicoba mengingat saat ini berdagang tidak harus mempunyai took atau gudang maka menjadi reseller adalah pilihan yang cocok. Selain itu jika mempunyai kemampuan maka Anda bisa membuka les privat di rumah untuk anak-anak sekitar rumah atau komplek Anda. Waktunya bisa disesuaikan dengan yang Anda miliki namun jangan sampai menganggu waktu Anda bersama anak-anak.[ ]

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment