Amalan Hari Jumat Yang Belum Terbiasakan Padahal Keutamaannya Dunia Akhirat

236

PERCIKANIMAN.ID – – Bagi kaum muslimin hari Jumat adalah hari yang mulia, dan kaum muslimin di seluruh penjuru  dunia memuliakannya. Keutamaan yang besar tersebut menuntut umat Islam untuk mempelajari petunjuk Rasulullah Saw dan sahabatnya, bagaimana seharusnya msenyambut hari tersebut agar amal-amal sunnah kita tidak sia-sia dan mendapatkan pahala dari Allah Swt. Namun Sangat disayangkan, pada hari Jumat biasanya di masyarakat kita beredar amalan-amalan yang bukan sunnah, dan justru akhirnya menutup keberadaan amalan sunnah di hari Jumat tersebut.

Berikut ini beberapa adab yang harus diperhatikan bagi setiap muslim yang ingin menghidupkan syariat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari Jumat.Mari kita simak secara ringan dan sederhana sebagai berikut :

alquran muasir
  • Jum’at perbanyak shalawat

Perbanyak bershalawat kepada kekasih hati, Rasulullah Muhammad Saw

Sesungguhnya orang yang paling utama (untuk berkumpul dan dekat) denganku pada hari kiamat adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku“.

(HR. At-Tirmizdi, Ibnu Hibban dalam ‘Shahihnya’ dan Abu Ya’la dalam ‘Musnadnya’. Al-Albani menyatakan ‘Hasan’ dalam ‘Shahih Al-Jami’ dan ‘Shahih At-Targhib Wa At-Tarhib)

kalender
  • Jum’at perbanyak Surat Al-Kahfi

Pada hari yang mulia ini selain tetap rutin membaca Al Quran juga disunnahkan membaca Surat ke 18 yakni Al-Kahfi. Amalan membaca Surat Al-Kahfi ini juga boleh dilakun pada malam Jum’at. Keutamaan membaca surat ke 18 ini bisa disimak dari hadis Rasulullah Saw,

Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, niscaya akan memancar cahaya terang yang menyinari dirinya di antara kedua Jum’at“.(HR. Al-Hakim (2/399), Al-Baihaqi (3/249).

Mengenai hadis ini telah berkata Ibnu Hajar dalam takhrij Al-Adzkar menyebutkan: “Hadits Hasan”. Beliau juga berkata: “Ini adalah hadis paling kuat tentang keutamaan membaca surat Al-Kahfi”. Hal ini bisa dilihat juga dalam “Faidlul Qadir” (6/198) dan dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam “Shahih Al Jami’ (6470).”

Setelah tahu fadhilah atau keutamaannya maka akan lebih baik lagi jika kita bisa untuk mengambil pelajaran dari Surat Al-Kahfi yang penuh hikmah ini. Hal ini agar  tertanam dalam hati kita yang setidaknya ada empat kisah yang dapat diambil hikmahnya. Kisah ini akan membuat kita waspada akan datangnya fitnah yang mungkin hadir dalam kehidupan di dunia, seperti:

  • Kisah Ash-habul Kahfi agar kita waspada dari fitnah agama.

Penjelasan dan kisahnya bisa kita baca pada  ayat 9 hingga ayat 26.

  • Kisah si kaya dan si miskin agar kita waspada dari fitnah harta.

Penjelasan dan kisahnya bisa kita baca pada  ayat 32 hingga ayat 44.

  • Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidlir -Alaihimas Salam agar kita waspada dari fitnah ilmu.

Penjelasan dan kisahnya bisa kita baca pada ayat 60 hingga ayat 82.

  • Kisah Dzul Qornain dan sikapnya terhadap Ya’juj Wa Ma’juj agar kita waspada dari fitnah kedudukan.Penjelasan dan kisahnya bisa kita baca pada ayat 83 hingga ayat 98.

Terjerumusnya manusia ke dalam fitnah-fitnah besar tersebut karena ada penghias dan pendorong yaitu Iblis. Makhluk tak terlihat ini selalu menggoda manusia dengan segala cara baik yang terasa buruk maupun yang terasa indah dalam pandangan manusia.

“……Ia dari golongan jin yang mem­bangkang perintah Tuhannya. Pan­­tas­kah kamu menjadikan ia dan ke­tu­runannya sebagai pemimpin se­lain Aku, padahal mereka adalah mu­suh­mu? Ib­lis itu sangat buruk jika dijadikan se­bagai pengganti Allah bagi orang zalim”(QS.Al-Kahfi: 50)

Meski demikian Allah Swt telah memberikan hidayahnya kepada hamba-hamba-Nya yang terpilih. Ada solusi dari semua fitnah tersebut terdapat di akhir surat, yaitu beriman kepada hari kebangkitan.

“….Barang siapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan kebajikan dan jangan mempersekutukan dengan sesuatu apa pun dalam beribadah kepada Tuhannya.” (QS.Al-Kahfi:110)

Semoga amalan mudah ini dapat kita istikamah dalam kehidupan sehari-hari khususnya pada hari Jumat yang mulia ini. Dengan demikian ada nilai lebih amalan kita dalam setiap harinya. Wallahu’alam. [berbagai sumber]

 

Red: ahmad dan  ali

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment