Hukum Memelihara Burung

burung

Ustadz, akhir-akhir ini saya menyukai burung. Saya tertarik dengan kicauan burung. Akhirnya saya memutuskan untuk memelihara burung untuk mendengarkan kicauannya. Tapi saya tidak mengikuti kontes kicau burung, karena menurut saya hal itu menyiksa burung. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana hukum memelihara binatang seperti burung.

(Firman)

alquran muasir

 
 
 

 

Prinsipnya, dalam hal apapun kita tidak boleh berbuat zalim. Bila Anda senang memelihara burung, selama burung tidak didhalimi tidak apa-apa. Perlu diingat bahwa pada binatang juga ada hal-hal yang perlu diperhatikan seperi juga manusia. Ada kebutuhan makan, minum, termasuk juga kebutuhan biologis.

Kalau Anda punya binatang peliharaan, maka tentu saja hak-hak hidup peliharaan haruslah diperhatikan dan tidak boleh dikekang.  Misalnya jika Anda memiliki burung jantan, pada saat musim kawin harus dipertemukan dengan burung betina. Kalau Anda memelihara kucing betina, kita biasanya suka faham dari suara binatang tersebut, kapan mereka memasuki musim kawin. Dan bila sudah tahu, tentu kita harus kawinkan.  Jadi semua binatang peliharaan, apapun jenisnya harus kita penuhi semua kebutuhannya. Yang tidak boleh dilakukan adalah menzalimi binatang.

Hadits Qudsi dari Abu Dzar Al-Ghifari ra. dari Rasulullah saw sebagaimana beliau riwayatkan dari Rabbnya azza wajalla.

kalender

Allah berfirman: “Wahai hambaku, sesungguhnya Aku telah mengharamkan kezaliman atas diriKu dan Aku telah menetapkan haramnya kezaliman diantara kalian, maka janganlah kalian saling berlaku zalim.

Artinya bahwa zalim itu telah Allah haramkan pada dirinya, dan Allah haramkan zalim itu kepada kita. Tentu saja, bukan hanya zalim kepada sesama manusia, tetapi juga termasuk zalim terhadap mahluk.

Nabi saw pernah menceritakan bahwa ada orang yang masuk neraka karena seekor kucing. Kenapa dia masuk neraka? Karena kucing tersebut dizalimi. Dikurung, tidak diberi makan tidak diberi minum hingga akhirnya mati. Perbuatan dia terhadap kucing tersebut telah menyebabkan dia masuk ke neraka.

Namun sebaliknya, jika kita menyayangi  binatang dengan cara memberinya makan minum , dan kemudian juga memenuhi kebutuhan bilogisnya dengan cara mempertemukan hewan tersebut dengan pasangan atau betinanya, berarti kita sudah berbuat baik dan akan mendapat pahala.  Itulah prinsip yang harus dipegang dalam pemeliharaan binatang.  Wallahua’lambishawab.

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

2 Komentar Artikel “Hukum Memelihara Burung

  1. firman sufiyanto

    Alhamdulillah..

    Terimakasih atas jawabannya pa.ustadz

  2. Dinda DF

    Alhamdulillah
    Insya ALLoh saya akan memelihara binatang peliharaan saya sebaik mungkin …

Leave a Comment