Ratusan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar “Tetap Hangat di Musim Dingin”

ceramah

PERCIKANIMAN.ID – – Ratusan ummat Islam menghadiri tabligh akbar yang diselenggarakan oleh Syam Organizer daerah Jawa Barat di  Ma’had Tahfidzul Qur’an Al-Huda Leuwi Anyar Tasikmalay, Ahad malam (16/10/2016). Usai pembacaan ayat suci Al Quran oleh santri, kegiatan yang bertemakan “Tetap Hangat di Musim Dingin” ini dibuka dengan semangat oleh Ustadz Pupun Saepul Rohman  sebagai Master Of Ceremony (MC), serta mengajak para hadirin untuk bersiap-siap menerima informasi terbaru tentang kondisi saudara kita kaum muslimin di negeri Syam.

Kemudian acara dilanjutkan dengan kata sambutan yang disampaikan oleh Ustadz Asep Saepudin sebagai salah satu pengurus Ma’had Tahfidzul Qur’an Al-Huda yang mana, beliau pun mengajak kepada para hadirin agar ikut andil dan ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

alquran muasir

Bukan Hartaku, Akan Tetapi Do’amu Ahlus Syam

Usai sambutan para hadirin yang berjumlah lebih kurang 200 orang itu sangat antusias untuk menanti informasi yang akan disampaikan oleh Ustadz Abu Fatiah Al-Adnany selaku pemateri pada event Tabligh Serentak Tetap Hangat di Musim Dingin tahun ini. Melaui tausyiahnya, Ustadz Abu Fatiah Al-Adnany menjelaskan kondisi kaum muslimin di negeri Syam.

Dimulai dengan menjelaskan negeri Syam dalam lintasan sejarah dengan terjadinya peristiwa-peristiwa besar yang menandakan kemuliaan didalamnya, serta perjalanan Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam ke negeri Syam dengan beberapa fase. Saat pertama bersama pamannya beliau, Abu Thalib dalam rangka perjalanan niaga, disusul yang kedua saat membawa kafilah dagang milik istri tercinta, Khadijah binti Khuwailid. Ketiga, saat beliau Shallallaahu ‘alaihi wasallam melaksanakan Isra’ Mi’raj, dan yang terakhir ketika terjadi perang tabuk.

kalender

 

Ratusan santri dan jamaah mengikuti tabligh akbat yang dilanjutkan dengan penggalangan dana kemanusiaan
Ratusan santri dan jamaah mengikuti tabligh akbat yang dilanjutkan dengan penggalangan dana kemanusiaan

 

Ustadz Abu Fatiah Al-Adnany melanjutkan tausyiahnya dengan menyebutkan bahwa negeri Syam akan menjadi tempat bertahannya iman di akhir zaman. Salah satu perkataan beliau yang membuat para hadirin berfikir adalah

“Bukan uang atau materi kita yang menyelamatkan mereka, tapi do’a merekalah yang menyelamatkan diri kita, karena mereka (penduduk Syam) adalah sebaik-baik penduduk bumi,” ustadz Abu Fatiah mengingatkan.

Acara tabligh akbar ini kemudian dilanjutkan dengan penggalangan dana untuk kaum muslimin Syam, Suriah dan Palestina. Para hadirin antusias dalam memberikan donasi dan infaq terbaik bagi saudara-saudara mereka. Dilandasi dengan mengharapkan keridhoan dari Allah ta’ala serta rasa ukhuwah yang begitu besar, para hadirin berbondong-bondong untuk mendapatkan keutamaan penduduk negeri Syam, penduduk dan negeri yang diberkahi. Acara serupa juga di gelar di 30 kota di Indonesia. Diharapkan melalui acara demikian kepedulian masyarakat Indonesia terhadap penderitaan dan nasib saudara muslim di Syam dan Palestina semakin meningkat.  (Hasby)

 

Red: admin

Editor: iman

 

Anda atau komunitas anda ada kegiatan yang bernilai berita? Kirimkan tulisan anda ke email: redaksi@percikaniman.id.  Atau: mapionline2015@gmail.com  . Jadilah pejuang dakwah melalui tulisan-tulisan yang inspiratif,motivatif dan edukatif.

 

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment