Batas Masbuk dalam Shalat Berjamaah

shalat

Dalam sebuah kesempatan, saya dan teman sama-sama tertinggal dalam shalat berjamaah (masbuk). Namun ada yang berbeda dalam penambahan ketertinggalan rakaatnya. Saya menganggap hanya ketinggalan 1 rakaat, namun teman saya menganggap telah ketinggalan 2 rakaat. Apakah batas masbuk itu pada saat terlambat takbir atau setelah imam membaca Al-Fatihah? Mohon penjelasannya Ustadz.

(Amir by email)

alquran muasir

 

Terkait permasalahan Anda, setidaknya ada dua pendapat tentang masbuk atau ketinggalan rakaat dalam shalat berjamaah.

Pendapat pertama, menyatakan bahwa jika yang masbuk itu sempat mendapati ruku (sempat melaksanakan ruku), dia dinilai mendapat satu rakaat. Dasar dari pendapat ini merujuk pada hadis Rasulullah Saw. bersabda,

“Apabila kamu hendak salat dan kami sedang sujud, sujudlah dan jangan kamu hitung satu rakaat, dan barang siapa yang mendapati ruku, berarti dia mendapat satu rakaat dalam salat.” (H.R. Abu Daud dari Abu Hurairah r.a.).

kalender

Pendapat kedua, menyatakan bahwa satu rakaat itu dihitung bukan mendapatkan ruku, tetapi bisa menamatkan Surah Al-Fatihah. Kalau tertinggal Al-Fatihah, dia dianggap telah tertinggal satu rakaat. Hal ini berdasar pada dalil tentang wajibnya membaca Al-Fatihah dalam setiap rakaat, seperti dijelaskan dalam riwayat berikut.

Rasulullah Saw. bersabda kepada Abbas, “Wahai pamanku, salatlah empat rakaat dengan membaca Al-Fatihah di setiap rakaatnya” (H.R. Tirmidzi dari Abu Rafi’ r.a.).

Berdasarkan hal itu, maka kedua pendapat tersebut memiliki alasan atau dalil yang kuat masing-masing. Untuk itu, silakan Anda pilih di antara dua pendapat itu yang paling meyakinkan dengan saling menghargai dan tidak saling menyalahkan satu sama lainnya. Wallahu a’lam bishawab. [ ]

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment