Bermarkas Di Wilayah Jajahan, Palestina Minta FIFA Tindak Klub Sepak Bola Israel

346

PERCIKANIMAN.ID – – Pejabat Palestina pada Senin (10/10) meminta FIFA menindak enam klub Israel yang berbasis di permukiman wilayah pendudukan Tepi Barat menjelang pertemuan penting badan pengelola sepak bola tersebut.

Komite eksekutif FIFA akan bertemu pada Kamis dan Jumat dan diperkirakan membahas masalah beberapa klub di liga sepak bola Israel yang berbasis di permukiman Yahudi di wilayah pendudukan Tepi Barat, yang dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional. Seperti dilansir AFP yang dikutip dari antaranews, Selasa (11/10/2016)

alquran muasir

Dalam sebuah surat kepada presiden FIFA Gianni Infantino yang dilihat kantor berita AFP pada Senin, Asosiasi Sepak Bola Palestina menyeru FIFA meminta asosiasi sepak bola Israel mengeluarkan klub-klub itu atau memaksa mereka pindah ke dalam perbatasan Israel yang diakui.

Mereka menyatakan badan sepak bola dunia itu gagal menerapkan kebijakan terkait “perilaku ilegal, tidak bermoral dan tidak etis” karena “mengizinkan pengaturan asosiasi sepak bola atas dasar tindakan yang dilarang menurut hukum internasional.”

Sebagaiaman diketahui Israel menduduki Palestina dengan cara merebut wilayah Tepi Barat dalam Perang Enam Hari tahun 1967 dalam langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional. Palestina telah lama menentang partisipasi beberapa klub yang bermain di divisi ketiga, keempat dan kelima tersebut dalam kejuaraan Israel.

kalender

Infantino pekan lalu memberi tahu AFP masalah itu adalah prioritas bagi dia dan bahwa FIFA akan berusaha mengesampingkan politik dan bicara sepak bola untuk menemukan kondisi yang baik bagi sepak bola di wilayah itu. Bulan lalu Human Rights Watch telah mengatakan FIFA telah menodai permainan indah dengan menggelar pertandingan di wilayah curian.  [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment