Tidur Itu Bekerja? Ini Penjelasan Ilmiahnya

344b

Oleh: Ir. H. Bambang Pranggono, MBA*.

PERCIKANIMAN.ID – – Tidur adalah keadaan alami yang dilakukan oleh makhluk hidup. Kegiatan tidur bukan hanya dilakukan manusia tapi alami pada berbagai binatang menyusui, burung, ikan, dan binatang tidak bertulang belakang lainnya. Kegiatan ini sebagai kegiatan alami yang berfungsi sebagai istirahat untuk memulihkan keadaan menjadi fit setelah aktivitas. Pada manusia salah satu manfaat penting tidur adalah untuk kesehatan dalam menjaga metabolism dalam tubuh. Secara khusus Allah Swt juga menyebutkan fungsi tidur seperti dalam Al Quran,

alquran muasir

Kami jadikan tidurmu untuk beristirahat.” (QS. An-Naba’ [78]: 9)

Imam At-Thobary menafsirkan ayat tersebut dengan menyatakan bahwa tidur itu istirahat, tenang, diam, tidak sadar seperti mati, dan tidak mengerjakan apa pun. Sebagaimana hari Sabtu dinamakan sabbat karena istirahat tidak mengerjakan apa pun. Lho, bukankah yang tidak boleh bekerja pada Sabtu itu orang Yahudi? Barangkali ada penjelasan lain tentang fungsi tidur.

Para ahli memang sudah lama bertanya-tanya mengapa binatang harus tidur, padahal dalam keadaan tidur itu ia berada pada posisi terancam bahaya oleh predator. Suzana Herculano-Houzel dari Universitas Federal Rio de Janeiro menyebutkan berbagai fungsi tidur dan di antaranya untuk memperkuat ingatan. Tetapi, ternyata itu hanya bonus, karena ada fungsi utama yang lain.

kalender

Periset Maiken Nedergaard dari Universitas Rochester Medical Center di New York melatih tikus untuk diam tenang di laboratorium, lalu meneliti otaknya di bawah mikroskop. Mereka menemukan perbedaan keadaan otak dalam keadaan bangun dan tidur. Ruang sela antar sel melebar sampai 60% ketika binatang itu tidur sehingga memungkinkan cairan cerebospinal menggelontorkan benda-benda yang menumpuk. Ketika tikus bangun, beberapa sel otak yang namanya astrocytes mengembang, sehingga menyempitkan lagi rongga antar sel.

Rupanya, tidur berfungsi membersihkan kotoran dan sampah yang terbentuk di dalam otak ketika tubuh dalam keadaan bangun atau terjaga. Apabila saluran terganggu, sampah yang ditimbulkan oleh otak yang bekerja keras akan menumpuk. Kekurangan tidur akan menyebabkan pekerjaan membersihkan sampah otak tidak berjalan sempurna yang selanjutnya akan menimbulkan penyakit kerusakan otak sejenis Alzheimer dan Parkinson.

Jadi, ketika tidur, otak tetap bekerja bersama jantung, paru-paru, ginjal, dan organ tubuh lainnya. Subhanallah!. Wallahu’alam. [ ]

 

*Penulis adalah pendidik, pegiat dakwah dan penulis buku.

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Bagi pembaca yang  punya hobi menulis dan ingin dimuat di www.percikaniman.id bisa mengirimkan tulisannya  ke email: redaksi@percikaniman.id atau: mapionline2015@gmail.com  . Jadilah pejuang dakwah melalui tulisan-tulisan yang inspiratif,motivatif dan edukatif serta penyebar amal saleh bagi banyak orang. Bergabunglah bersama ribuan pembaca dalam menebar kebaikan.

 

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment