Bangkitkan Ekonomi Ummat, Pemkot, Kadin dan MUI Kota Bandung Luncurkan Program Koperasi Syariah Berbasis Masjid

masjid

PERCIKANIMAN.ID – – Bertepatan dengan 1 Muharram 1438 H ( Ahad,2/10/2016) Pemkot Kota Bandung, Kadin dan MUI Kota Bandung meluncurkan program koperasi syariah yang berbasis pada masjid. Peluncuram program keumataan tersebut berlangsung di Masjid Agung Trans Studio Jl. Gatot Soebroto Kota Bandung. Turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran dari Pemkot Kota Bandung, Pengurus Kadin serta MUI Kota Bandung.

Dalam sambutannya Ketua Kadin Kota Bandung Ir. Iwa Gartiwa .MM menyampaikan bahwa program tersebut dimaksudkan untuk membangkitkan perekonomian masyarakat dengan melibatkan masjid sebagai salah satu sentra kegiatannya.

alquran muasir

“Program ini salah satunya akan menjadi Badan Usaha Milik Masjid (BUMM) dimana koperasi syariah akan menjadi salah satu penopang dalam pembiayaan setiap usaha yang dilakukan oleh jamaah masjid,” tuturnya.

Iwa menambahkan Kadin sebagai wadah bagi para penguha di Kota Bandung akan mensupport penuh terhadap program tersebut. Selain itu Kadin juga akan tugas menjadi memfilter dan membina produk-produk UMKM yang dibiayai oleh koperasi masjid. Sementara Pemkot menurut Iwa akan menjadi fasilitator dan membuat regulasi kebijakan. Demikian juga dengan perbankan syariah yang akan menjadi mitra dalam pembiayaan atau permodalan.

“Dalam pelaksanaannya nanti, bank-bank syariah yang ada di kota bandung turut  membantu dan bekerjasama dalam mensukseskan program ini. Intinya sinergi ini akan saling mendukung dan menguatkan kita semua,”imbuhnya.

kalender

Untuk mensukseskan program tersebut pihaknya juga akan memberdayakan potensi dan aktivitas yang berbasis di masjid seperti perpustakaan masjid, pengenalan dan penguatan produk UMKM masjid, pelatihan pemasaran dan promosi serta pembinaan wirausaha masyarakat disekitar masjid. Diharapkan dengan adanya program ini akan membangkitkan kejayaan dan peradaban Islam dalam bidang ekonomi.

d

“Program ini akan berhasil dengan metode  saling beli, saling memasarkan, dan saling dukung. Bukan sebaliknya saling menjatuhkan. Metode ini akan kita paparkan semua dalam bentuk pelatihan sehingga diharapkan para aktivis ekonomi berbasis koperasi syariah menjadi lebih cerdas dalam membuat dan memasarkan produknya,”pungkasnya.

Sementara Ketua MUI Kota Bandung, Prof.Dr.KH.Miftah Faridl dalam tausyiyah menyampaikan bahwa ummat Islam khususnya di Kota Bandung harus bangkit dalam mengurus dan mengelola ekonomi. Ustadz Miftah sendiri menggambarkan semangat berhijrah dan berekonomi bisa meneladani sosok Abdurrahman bin Auf. Dimana ketika sahabat Rasulullah ini ikut hijrah ia tinggalkan semua harta bendanya kemudian membangun ekonomi di tempat baru.

“Ini yang harus kita teladani bukan sebaliknya hanya menunggu belas kasihan orang lain,”ujarnya.

Kyai Miftah juga mengingatkan bahwa kondisi ekonomi Indonesi sendiri secara umum belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan ummat Islam baik pelakunya maupun kebijakannya. Untuk itu diharapkan dnegan adanya gerakan koperasi syariah berbasis masjid yang didukung penuh oleh pemkot dan kadin kota bandung ekonomi ummat Islam akan berubah menjadi lebih baik lagi.

“Di Kota Bandung sendiri menurut data ada sekira 4.000 masjid. Jika program ini  direspon minimal oleh setenghanya saja kemudian sukses sesuai yang kita harapkan maka ini akan menjadi kekuatan ekonomi ummat yang saling memberdayakan,”harapnya.

Untuk itu dirinya mengajak semangat kemandirian dalam bidang ekonomi ini harus digalakkan kepada ummat Islam yang lain sehingga ummat Islam bukan hanya sebagai obyek (pangsa pasar) ekonomi tetapi juga obyek (pelaku) ekonomi. Ia mencontohkan dengan semangat yang digalakkan oleh ulama sebelum kemerdekaan yakni Haji Samanhoedi yang mendirikan Syarekat Dagang Islam (SDI).

“Jika saat itu ummat Islam masih sedikit dan teknologi belum berkembang mereka bisa maju dan berkembang seharusnya saat ini kita harus lebih lagi. Semangat mereka dalam perekonomian khususnya perdagangan itu yang harus kita teladani,”ajaknya.

c

Dalam kesempatan ini secara simbolis dari Bank Syariah Mandiri menyerahkan handphone yang sudah terinstal aplikasi tentang koperasi syariah berbasis masjid sebagai bentuk dukungan. Dengan adaya aplikasi tersebut diharapkan akan semakin memudahkan dalam bertransaksi maupun berinteraksi khususnya dalam jaringan perbankan syariah di Kota Bandung.

Acara yang mengangkat tema “Hijrah Menuju Kebangkitan Ekonomi Ummat Melalui Koperasi Syariah Berbasis Masjid” ini  hadiri oleh ratusan ummat muslim, diantaranya adalah para pengurus DKM Masjid, peleku ekonomi, pengurus koperasi syariah yang ada di Kota Bandung. [ ]

Rep: iman

Editor: candra

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment