Muswil Dewan Dakwah Jabar Siap Jawab Tantangan Jaman

2

PERCIKANIMAN.ID – -Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Jawa Barat kembali melakukan musyawarah wilayah (muswil) sebagai upaya melakukan kaderisasi dan regenerasi. Kegiatan lima tahunan ini dilaksanakan di Wisma Anugerah Kota Bandung selama dua hari, Sabtu- Ahad (1-2 Oktober 2016).

Muswil 2016 ini dibuka langsung oleh Ketua Umum DDII Pusat,KH Drs.Muhammad Siddiq, MA. Dalam sambutannya sekaligus pengarahan ustadz Siddiq menyampaikan bahwa saat ini dakwah Islam secara umum di seluruh dunia mengalami perkembangan yang menggembirakan. Hal ini salah satunya ditandai dengan banyak orang yang menjadi muslim.

alquran muasir

“Meski kita akui ada beberapa orang yang murtad dari Islam namun jumlah lebih banyak orang yang memeluk Islam. Bukan rahasia lagi setiap tahun ribuan orang di Amerika maupun Eropa berpindah agama dan memilik Islam sebagai keyakinan,”ungkapnya dihadapan peserta.

Meski demikian ummat Islam juga perlu mewaspadai disebabkan perkembangan dakwah yang gemilang menimbulkan kecemburuan dikalangan non muslim. Sebagaimana diketahui di Amerika banyak tempat ibadah yang kosong ditinggal jemaatnya. Imbasnya karena tempat ibadah yang kosong tanpa jemaat sehingga gedung atau bangunan tersebut banyak yang dijual dan dibeli kaum muslimin.

“Puncak dari kecemburuan tersebut adalah peristiwa runtuhnya gedung WTC sebagai bentuk fitnah kepada ummat Islam.  Namun upaya tersebut tidak sepenuh berhasil sebab pasca tragedi 9/11 justru banyak orang Amerika yang tertarik mempelajari Islam lalu masuk menjadi muslim,”jelasnya.

kalender

[AdSense-A]

Demikian juga dengan kondisi di Indonesia dimana semarak dakwah bukan hanya berlangsung di wilayah perkotaan melainkan sudah sampai pelosok bahkan daerah terpencil atau pedalaman. Namun disadari bahwa dilapangan jumlah dai masih sangat sedikit jika dibanding dengan orang yang harus didakwahi.

“Untuk itulah kita telah menyiapkan kader-kader dakwah tersebut dalam membentuk Akademi Dakwah Indonesia (ADI) diberbagai daerah yang salah satu tujuanya untuk melahirkan dai yang professional dengan bekal keilmuan yang mewadahi,”jelasnya.

3

Sementara menyinggung tentang tantangan dakwah saat ini, ustad Siddiq mengemukakan beberapa contoh seperti lgbt, korupsi, kemiskinan, dekadensi moral khususnya generasi muda dan muncul serta berkembangnya aliran sesat yang menyesatkan. Namun demikian ustadz Siddiq menyampaikan bahwa tantangan tersebut harus dihadapi dan dijawab bukan dihindari.

“Dakwah bukan hanya mengajak kepada kebaikan (amar ma’ruf) saja melain bagaimana mencegah bahkan memerangi kebathilan (nahi munkar) yang terkadang harus ditebus dengan harta dan jiwa,”ujarnya memberi semangat.

Untuk itulah dalam praktek dakwah dilapangan diperlukan kerja sama dengan semua elemen dakwah yang ada. Sebab, sambung ustadz Siddiq, lahan dan jumlah orang yang harus didakwahi sangat luas jika hanya diemban atau dipikul oleh sekelompok lembaga dakwa yang ada.

“Untuk itulah Dewan Dakwah siap bekerja sama dengan ormas atau elemen yang lain untuk saling bersinergi, saling mendukung dan menguatkan bukan sebaliknya saling melemahkan,”pungkasnya.

Acara muswil yang dihadiri seluruh pengurus Dewan Dakwah yang ada di kota dan kabupaten di Jawa Barat yang mengusung tema “ Menjawab Tantangan Jaman Dengan Dakwah” ini berakhir hingga Ahad sore. Para peserta memberikan amanahnya kepada KH.Drs.E.Bahrul Hayat,MA untuk memimpin Dewan Dakwah Jabar selama lima tahun ke depan. [ Iman]

[AdSense-A]

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment