Jangan Utang untuk Modal Usaha, Lakukan Yang Ini

334

PERCIKANIMAN.ID – – Dalam Islam berbisnis atau berwirausaha adalah profesi yang sangat dianjurkan dalam menjemput karunia Allah Swt. Bahkan jika meneladani Rasulullah Saw adalah seorang pedagang, demikian juga mayoritas para sahabatnya. Untuk itu kaum muslimin sangat dianjurkan untuk mempunyai usaha.

Selain usaha mandiri atau merintis dari bawah (nol) dalam era sekarang ini ada bisnis yang bersifat waralaba ( franchise). Bisnis franchise atau waralaba adalah salah satu bisnis yang saat ini tengah banyak digandrungi pemuda di Indonesia. Selain karena adanya bantuan dari investor, jiwa kreativitas anak muda Indonesia banyak tertuang dalam bisnis franchise ini. Namun, apabila Anda belum memiliki modal awal untuk memulai bisnis, tentunya Anda akan merasa kesulitan untuk meyakinkan investor. Apalagi dana yang Anda butuhkan sangat besar dari puluhan hingga ratusan juta.

alquran muasir

Lalu bagaimana solusinya? Salah satu jalan pintasnya adalah dengan melakukan pinjaman baik melalui perbankan atau relasi. Namun menurut Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini Sutikno mengatakan, untuk memulai bisnis ini, Anda tak perlu khawatir dengan keterbatasan modal. Berapa pun modal Anda, bisnis tetap dapat dijalankan meskipun hanya dalam skala kecil.

“Yang penting mulai dulu. Kalau ditanya dari mana dapat dana ya mau enggak mau harus pakai dana sendiri dulu. Kalau enggak ya maka akan susah untuk mengembangkan bisnis,” ungkapnya seperti dilansir Okezone.

Anda pun dituntut untuk tidak berutang dalam tahap awal menjalankan bisnis. Kuncinya, kembangkan sesuai kemampuan finansial Anda, maka Anda akan dapat mengembangkan bisnis yang Anda miliki sendiri.

kalender

“Jangan pernah utang. Kalau dari awal Anda sudah utang itu bahaya. Intinya Anda harus mulai dari modal yang Anda miliki, tekuni, lalu setelah maju baru bangun usaha franchise,” tutupnya.

Sementara itu dikutip dari financialfamily menyarankan bahwa usaha yang sejak awal dibangun dengan modal dari hutang akan membuat usaha tersebut kurang sehat. Alasannya karena usaha tersebut dituntut untuk selalu menghasilkan keuntungan yang besar dimana sebagian akan digunakan untuk membayar atau mencicil utang. Padahal bisa jadi untuk tahap awal usaha lebih fokus untuk melakukan penetrasi dan mencari pasar.

Selain itu usaha yang dibangun dengan mengandalkan utang akan sulit berkembang sebab keuntungan yang ada lebih fokus digunakan untuk membayar atau mengembalikan modal. Sementara budget untuk promosi dan riset serta layanan prima pelanggan (costumer service) lebih diabaikan. Padahal hal itu justru akan menjadi tulang punggung usaha untuk maju dan berkembang.

“Keuntungan besar adalah tujuan utama orang berbisnis namun jika keuntungan tersebut hanya habis untuk melunasi hutang dan cicilan lainnya maka usaha anda sebenarnya tidak tumbuh,”jelasnya. [ ]

Untuk itu disarankan agar jangan dulu mengandalkan modal dari utang untuk memulai usaha. Modal yang kecil dari dompet pribadi dan diiringi dengan banyak inovasi dan service pada pelanggan dianggap akan membuat usaha anda maju dan berkembang meski secara perlahan.[ ]

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay.

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment