Amal Baik Seharian Bisa Hilang karena Lalai Shalat Ashar?

doa

Ustadz,  apakah benar kalau kita melalaikan shalat ashar, maka amalan kita dari pagi hingga sore tidak akan diterima oleh Allah SWt. Katanya walau kita melakukan kebaikan sekecil apapun, pahalanya tidak akan diterima oleh Allah kalau kita tidak shalat Ashar.

Evi di Bandung
Saudari Evi, shalat wajib itu tidak boleh ditinggalkan. Bukan hanya shalat ashar, shalat apa pun tidak boleh Anda lalaikan. Ada sebuah ayat di dalam Al Quran Surat Ali Imran 195 yang menyatakan bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan amal hamba-hambaNya, baik lelaki maupun perempuan. Berikut petikan ayat tersebut :

iklan donasi pustaka2

“Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya dengan berfirman, “Sesungguhnya, Aku tidak akan menyia-nyiakan amal orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki maupun perempuan, karena sebagian kamu adalah keturunan dari sebagian yang lain. Maka orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang, dan yang terbunuh, pasti akan Aku hapuskan kesalahan mereka dan akan Aku masukkan mereka ke surga-surga yang mengalir sunga-sungai di bawahnya sebagai pahala dari Allah. Di sisi Allah ada pahala yang baik.”

Lalu di dalam Q.S Luqman ayat 16 Allah Swt juga berfirman : Luqman berkata, “Hai anakku, sesungguhnya jika ada suatu perbuatan seberat biji sawi yang berada di dalam batu, di langit atau ada bumi. Niscaya Allah akan memberinya balasan. Sesungguhnya Allah Mahahalus, Mahateliti.”

[AdSense-A]

Dengan demikian, tentu saja kalau Anda tidak menjalankan shalat Ashar berarti Anda melakukan dosa dan akan terkena sanksi. Tetapi bukan berarti amal-amal baik Anda yang lainnya akan hilang atau habis. Dalam ayat di atas disebutkan, kebaikan sekecil apapun akan diperhitungkan dan Allah tidak akan berbuat dhalim kepada hambaNya. Kalau hanya karena Anda tidak melaksanakan shalat Ashar lalu amal-amal baik tidak diterima, tentu itu sudah merupakan kedzaliman.

Hal ini mirip dengan pertanyaan yang banyak diajukan kepada saya. Katanya kalau perempuan tidak berhijab, benarkah amal kebaikannya akan hilang?

Kita tahu, bahwa setiap wanita itu wajib untuk menutup aurat. Ini di dijelaskan dalam Q.S. Al Ahzab dan Q.S. An-Nur. Tetapi kalau ada perempuan belum berhijab, maka amal kebaikannya ya tentu tidak akan hilang. Dalil atau alasannya apa? Ya kita berpatokan pada keterangan di Q.S Ali Imran tadi, bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan amak-amal hambaNya sekecil apapun, baik pria maupun wanita.

Percayalah kalau Allah itu Maha Adil, Allah tidak akan berbuat dhalim sekecil apapun kepada hamba-hambanya. Sekecil apapun kita berbuat baik, lalu kebaikan itu ada di manapun, Allah akan tampakkan.

Tetapi perlu diingat bahwa bila Anda meninggalkan shalat, Anda harus bertobat. Shalat adalah ibadah yang jika kita meninggalkannya tidak bisa mengqadanya, melainkan harus bertaubat. Tidak ada istilah qada dalam shalat. Shalat juga tidak dapat ditebus dengan membayar fidyah.

Bila orang tua kita tidak pernah melaksanakan shalat, maka kita tidak bisa menggantinya dengan qada atau pun fidyah. Kita sebagai anaknya, cukup hanya bisa memohonkan ampunan kepada Allah Swt dan mendoakannnya. Begitu pula kalau kita pernah melalaikan shalat. Mungkin beberapa tahun lalu kita meninggalkan shalat atau menyepelekan shalat, sekarang kita harus bertobat kepada Allah Swt.

Bila masa lalu kita buruk, karena sering melalaikan shalat, bertaubatlah karena Allah selalu membuka pintu taubat untuk hamba-hambaNya. Wallahu’alam..

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment