Cara Menundukkan Nafsu Syahwat

belenggu

Ustadz, nafsu syahwat saya terhadap lawan jenis sangat kuat. Bagaimana cara mengendalikan nafsu syahwat?  Terima kasih atas penjelasannya.

 

 

Allah swt. telah menciptakan manusia dengan dorongan syahwat terhadap lawan jenis. “Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang di ingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (Q.S. Ali Imran 3: 14).

alquran muasir

Jadi, nafsu syahwat itu jangan dibuang karena merupakan fitrah, tetapi harus disalurkan secara sah dan halal, yakni dengan cara menikah. Namun kalau belum sanggup menikah karena ada kendala-kendala tertentu, Islam memberikan arahan untuk mengendalikannya dengan cara:

1. Shaum
Rasulullah saw. menganjurkan kaum muda yang sudah baligh dan mampu baik secara materi, fisik, dan psikis agar secepatnya menikah, namun apabila belum mampu menikah dianjurkan untuk berpuasa. “ Hai kaum muda! Bila di antara kamu ada yang mampu nikah hendaklah ia nikah, karena pandangan matanya akan lebih terjaga dan kemaluannya akan lebih terpelihara. Dan bila ia belum mampu nikah, hendaklah ia bershaum, karena shaumnya sebagai benteng.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

2. Menjaga pandangan mata dan hati.
Mata adalah pintu hati. Jagalah mata dari perbuatan maksiat, insya Allah hati kita akan bersih. Kalau hati bersih, pikiran pun akan jernih, tidak akan ”ngeres”. “Katakanlah kepada kaum lelaki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluan-nya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada kaum wanita beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa tampak daripadanya…” (Q.S. An-Nur 24: 30-31)

kalender

3. Menghindari Khalwat (berduaan dengan lawan jenis).
Khalwat artinya berdua-duaan dengan lawan jenis. Kalau kita berdua-duaan dengan yang bukan muhrim, setan punya peluang besar untuk menjerumuskan kita dalam nafsu syahwat, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka jangan sekali-kali dia berkhalwat (berduaan) dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya ialah setan.” (H.R. Ahmad).

4. Isilah waktu luang dengan kegiatan yang manfaat.

Berbagai kegiatan positif, baik fisik maupun intelektual dapat mengurangi ingatan-ingatan atau perasaan-perasaan syahwat. Misalnya, aktif dalam organisasi-organisasi yang konstruktif dan diskusi-diskusi yang mencerahkan sehingga pikiran dan perasaan terfokus pada kegiatan-kegiatan tersebut.

[AdSense-A]

Itulah di antara ikhtiar yang bisa kita lakukan untuk mengendalikan nafsu syahwat. Allah swt. memberi penghargaan kepada orang-orang yang mampu menjaga kehormatan dirinya. “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya dan orang-orang yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampui batas.”(Q.S. Al Mu’minun 23: 1-7). Wallahu A’lam.

 

* Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email aam@percikaniman.org atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment