Suami tak Pernah Pulang, Haruskah Saya Gugat Cerai?

talak, nikah

Ustadz, saat ini suami saya tidak pernah pulang, sebaiknya apa yang harus saya lakukan, menunggu atau langsung menggugat cerai. Karena dia juga sering menyakiti saya dan anak-anak? Mohon masukannya ustadz, terima kasih.

(Wie di Bandung)

alquran muasir

 

 

Ibu Wie, kalau suami Anda tidak pernah pulang, tidak pernah menafkahi, coba Anda baca di buku nikah.  Di dalam buku nikah sudah jelas, apabila suami tidak memperlakukan Anda secara tidak baik, apabila suami Anda tidak pernah menafkahi selama empat bulan berturut-turut, Anda sudah dapat menggugat cerai suami Anda.

Silakan cek di buku nikah. Jangan sampai Anda tak tahu apa saja isi dari buku nikah tersebut. Di dalamnya tidak hanya memuat foto Anda dan suami Anda. Bila Anda baca secara lengkap, di buku tersebut ada yang namanya Sighat Taklik atau talak bersyarat. Yaitu berupa pernyataan atau statement talak yang bersyarat. Dalam statement itu dijelaskan apabila terjadi kondisi atau hal-hal yang disebut dalam buku tersebut, maka Anda dapat melakukan langkah-langkah untuk mengajukan gugatan cerai.

Anda bertanya, suami Anda tidak pernah pulang dan suka menyakiti Anda dan anak-anak, apakah saya tunggu atau harus digugat cerai. Kalau memang Anda nilai kondisinya sudah memenuhi persyaratan gugat cerai, silakan ajukan gugat cerai. Menurut saya, laki-laki yang seperti Anda sebutkan adalah lelaki yang tidak bertanggung jawab. Istri dan ana-anak ditinggalkan begitu saja.

kalender

Kecuali kalau lelaki atau suami Anda bercerita. Misalnya ia katakan, akan meninggalkan Anda selama beberapa waktu tertentu karena harus mencari nafkah di luar negeri. Ia lalu berpesan kepada Anda untuk bersabar, tulus dan ikhlas karena ini merupakan bagian dari tanggung jawab suami untuk menafkahi keluarga. Suami juga dengan jelas menyebutkan tujuan perginya ke mana, alamatnya jelas.

Nah, kalau kasusnya seperti ini, Anda tidak boleh menggugat cerai. Karena sang suami menyebutkan alasannya dengan jelas. Berbeda halya bila sang suami tidak pernah menyebutkan alasan yang jelas, tidak dapat dihubungi, atau bahkan menyakiti istri dan anak-anak. Sudah seharusnya Anda datang ke pengadilan agama dan berkonsultasi untuk menggugat suami.

Kasus seperti ini menurut saya bisa saja disebabkan karena sebelum menikah, Anda tidak memiliki visi yang benar tentang pernikahan. Banyak pasangan yang rumah tangganya bermasalah, karena mungkin di awal tidak memiliki cukup bekal ilmu untuk berumah tangga.

Mirip seperti kita akan pergi ke suatu tempat yang asing.  Kita tentu harus memiliki cukup ilmu atau bekal pengetahuan untuk bisa selamat sampai ke tempat yang ingin kita tuju. Rumah tangga itu adalah perjalanan atau sebuah petualangan dengan pasangan hidup untuk sampai ke satu tujuan bersama.Tentu saja kita butuh ilmu untuk berumahtangga.  Wallahu’alam bishawab.

 

*  Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email aam@percikaniman.org atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

[AdSense-A]

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment