OJK dan Unpad Selenggarakan Training Keuangan Syariah

1

PERCIKANIMAN.ID – – Menyambut tantangan industry dan ekonomi global yang semakin beragam diperlukan kesiapan baik pengetahuan maupun ketrampilan. Dalam rangka itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Univeristas Padjajaran (Unpad) mengadakan Training of Trainer (TOT) tentang Keuangan Syariah Terintegrasi. Kegiatannya sendiri berlangsung selama tiga hari, Rabu – Jum’at (21-23/9/2016) di Kampus Unpad Jl.Dipati Ukur Kota Bandung.

“Untuk narasumber yang kita hadirkan berasal dari OJK, Fakultan Ekonomi dan Bisnis Unpad, Pegadaian Syariah dan sebagainya,” ungkap Dian Masyita,Ph.D selaku Ketua Panitia, Rabu (21/9/2016).

alquran muasir

Dian menambahkan peserta TOT ini adalah dari kalangan dosen dan akademisi berasal dari perguruan tinggi di Jawa, Sumatera, Sulawesi bahkan dari Brunei Darussalam. Menurut Dian antusias masyarakat dalam mengupgrade pengetahuan dan keahlian dalam keuangan syariah sangat mengembirakan. Hal ini dapat ditunjukan dengan banyaknya peserta yang mendaftar.

“Ada sekira 600 calon peserta yang mendaftar namun karena keterbatasan kapasitas maka peserta kami batasi berjumlah 150 orang saja. Itu kami prioritaskan bagi dosen dan akademisi yang aktif mengampu mata kuliah Ekonomi Islam dan Keuangan Islam di kampusnya masing-masing khususnya di kampus yang ada di Jawa Barat. Kami juga memohon maaf yang belum bisa menampung jumlah pendaftar secara keseluruhan,”imbuhnya.

Sementara terkait tujuan TOT Dian menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan dan keahlian kepada para dosen dan akademisi untuk mencetak kader ulama, akademisi dan praktisi yang akan menjawab tantangan juga peluang dalam menghadapi ekonomi global khususnya keuangan syariah.

kalender

Dian menambahkan kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari proses edukasi dan sosialisai pada seluruh pemangku kepentingan keuangan syariah, termasuk kepada institusi pendidikan tinggi yang diharapkan para lulusannya akan mengisi pos-pos strategis di industry keuangan syariah baik sebagai peneliti, regulator, ulama maupun praktisi.

“Pelatihan ini memiliki fokus untuk memperbarui atau mengupgrade pengetahuan mengenai kebijakan, regulasi dan kondisi industry keuangan syariah yang saat ini terus berkembang serta memberikan informasi teraktual kepada dosen aktif,”sambungnya.

Untuk itu pihaknya berharap para peserat pelatihan ini dapat berparan aktif dalam sektor ekonomi syariah dan menyebarluaskan kembali informasi terkini mengenai kebijakan dan kondisi industri keuangan syariah terkini kepada masyarakat minimal kepada para mahasiswanya.

“Sekarang ini terdapat lebih dari 100 program Studi Ekonomi Islam di seluruh Indonesia dengan jumlah mahasiswa lebih dari 30 ribu orang. Jika pengetahuan dan informasi ini terus ditularkan minimal kepada para mahasiswa tersebut, ini sungguh luar biasa. Kita optimis insya Allah dalam beberapa tahun kedepan akan lahir peneliti, praktisi dan akademisi yang handal dalam keuangan syariah,”pungkasnya. [ ]

Rep: iman

Editor: candra

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment