Apa yang Dimaksud Silaturahmi Memperpanjang Umur?

0
198

Karena dia mempunyai kecerdasan sosial. Ini yang disebut dalam hadits Nabi Saw,  man akhabba ayugh satollahu fi rizkihi. Siapa yang ingin diluaskan rejeki, bangun silaturahmi dan jaringan. Networkingnya harus kuat. Sudah jelas dalil tersebut logis, dalam dunia bisnis sudah terbuktikan secara ilmiah.

Sabda Rasul bahwa kalau ingin diluaskan rejeki harus bersilaturahmi. Maksudnya, harus pandai membangun jaringan. Networkingnya harus kuat.

iklan

Nah, masalah kedua yang anda tanyakan, “Dan siapa yang ingin dipanjangkan umur perbanyak silaturahmi”, apa yang dimaksud dengan perpanjang umur? Bukankah umur itu sudah ditentukan?
Umur itu ada dua yaitu umur biologis dan umur amal soleh. Yang dimaksud dengan umur itu sudah ditentukan itu adalah umur biologis. Misalnya, ada orang yang diberi kehidupan 30 tahun, 40 tahun, 50 tahun, ini adalah umur biologis. Ini tidak bisa ditolak.

Tapi kita bisa memperpanjang umur amal soleh. Umur kebaikan bisa diperpanjang. Kalau kita sering silaturahmi, maka pada saat kita meninggal, boleh jadi kita masih dikenang oleh banyak orang. Ini berarti umur kita panjang karena banyak yang mengenang kita dan banyak yang kenal dengan kita. Kalau kita banyak dikenal orang, berarti banyak yang mengingat kita sekalipun kita sudah meninggal.

Oleh sebab itu, siapa yang ingin diluaskan rejeki, bangun silaturahmi, siapa yang ingin dipanjangkan umur, bangunlah silatuahmi. Artinya, dengan silaturahmi walaupun kita sudah meninggal boleh jadi masih banyak orang yang mengingat kita, masih banyak orang yang ingat akan karya-karya kita. Itu namanya panjang umur amal soleh.

Jadi, umur itu ada dua yaitu umur definitif, itu memang sudah ditentukan tapi umur amal soleh itu tergantung bagaimana kita mengisi detik-detik dengan amal soleh, yang salah satunya adalah dengan silaturahmi.

Ada orang meninggal ketika berumur 30 tahun, tapi sejak baligh dia sudah soleh. Berarti amal solehnya 15 tahun kalau asumsi kita bahwa dia mulai baligh pada usia 15 tahun. Dia meninggal diusia 30 tahun berarti umur kesolehannya 15 tahun. Ada orang yang meninggal umur 70 tahun, tetapi baru insaf, baru soleh pada umur 69,5 tahun, kalau kita hitung umur amal solehnya berapa tahun? Ini berarti umur amal solehnya hanya 6 bulan.

Ada orang yang umur definitinya pendek, tetapi umur amal solehnya panjang. Seperti contoh tadi, yang usianya 30 tahun itu amal solehnya panjang 15 tahun. Sementara ada yang meninggal usia 70, tapi baru insaf, baru soleh ketika sudah sakit-sakitan, di usia 69,5 tahun. Jadi amal solehnya cuma 6 bulan, memang umur definitifnya 70 tahun tapi umur amal solehnya 6 bulan.  Kesimpulannya, yang dimaksud dengan dipanjangkan umur di sini bukan dipanjangkan umur secara biologis atau umur definitif tetapi umur amal soleh. Wallahualam..

*  Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected] atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

[AdSense-A]