Temuan Sains Ungkap Hewan Kurban Tak Alami Sakit Saat Disembelih

kurban2

PERCIKANIMAN.ID – – Sebentar lagi Ummat Islam akan melakukan ibadah pada Idul Adha yang juga dikenal sebagai Idul Qurban. Sebagaimana diketahui, pada Idul Adha atau Idul Qurban ini , hewan-hewan kurban akan disembelih sesuai syariat Islam. Namun tahukah Anda? Ternyata hewan kurban sama sekali tidak merasakan sakit ketika disembelih. Fakta tersebut ditemukan oleh dua ilmuwan Jerman bernama Profesor Wilhelm Schulze dan Dr. Hazim dari Universitas Hanover, Jerman.

Sebagaimana dikutip Oocities, Jumat (9/9/2016) kedua ilmuwan ini melaporkan temuannya yang sungguh menajubkan. Mereka berdua membandingkan penyembelihan hewan konvensional di barat dengan penyembelihan sesuai syariat Islam. Keduanya ingin membandingkan metode manakah yang lebih manusiawi. Ternyata metode penyembelihan sesuai syariat Islam inilah yang sesuai dengan lebih manusiawi.

alquran muasir

Sebagai perbandingan, dalam syariat Islam, penyembelihan dilakukan dengan pisau yang tajam, dengan memotong 3 saluran pada leher, yaitu saluran makan, saluran napas serta dua saluran pembuluh darah, yaitu arteri. Sementara dalam metode konvensional barat, penyembelihan biasanya dilakukan dengan Pistol listrik untuk membuat hewan pingsan.

Untuk mendapatkan hasil yang valid, kedua peneliti memasang microchip yang disebut Electro Encephalograph (EEG). EEG dipasang di otak untuk merekam rasa sakit ketika disembelih. Di bagian jantung sapi-sapi itu juga dipasang Electro Cardiograph (ECG) untuk merekam aktivitas jantung saat darah keluar karena disembelih. Hasilnya?

[irp posts=”12554" name=”Masyarakat Dihimbau Waspadai Hewan Kurban Bercacing Hati”]

kalender

Penyembelihan sesuai syariat Islam tidak menimbulkan rasa sakit pada hewan yang dikurbankan. Pasalnya, pada 3 detik pertama setelah ternak disembelih tercatat tidak ada perubahan pada grafik EEG. Hal ini mengindikasikan tidak ada rasa sakit. Pada 3 detik berikutnya, EEG pada otak kecil merekam adanya penurunan grafik secara bertahap yang sangat mirip dengan tidur. Setelah itu, EEG pada merekam adanya penurunan grafik secara bertahap hingga sapi itu benar-benar kehilangan kesadaran.

Di sisi lain, penyembelihan konvensional ala barat menunjukkan peningkatan grafik EEG yang signifikan. Hal ini mengindikasikan adanya rasa sakit. Di pengujian ECG, grafik menunjukkan penurunan grafik, yang mengakibatkan jantung kehilangan kemampuan untuk menarik darah. Alhasil, darah tidak mampu keluar sehingga membuat daging tidak aman dikonsumsi.

Temuan juga menunjukan beberapa hewan mengalami stress sebelum disembelih. Hal ini disebabkan hewan saling melihat saat ada kawannya yang disembelih. Sementara dalam syariat Islam hewan yang hendak disembelih dijauhkan dari hewan lainnya. Dalam penyembelihan konvensional beberapa hewan disembelih dalam keadaan berdiri dan terkadang terjepit. Sedangkang dalam syariat Islam penyembelihan dilakukan hewan dalam terbaring. [ [ ]p>

 

[i[irp posts=”12521" name=”Niatkan Berkurban dari Sekarang dan Raih Keutamaannya”]p>

 

Red: admin

Editor: iman

Ilsutrasi foto: pixabay

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment