Tahun Depan Kuota Haji Indonesia Kembali Normal, Daftar Tunggu Lebih Pendek

134c

PERCIKANIMAN.ID – – MAKKAH – Kabar gembira untuk para calon jamaah haji yang menunggu giliran berangkat ke Tanah Suci. Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menegaskan kuota jamaah haji Indonesia akan kembali normal pada tahun depan, yaitu 211.000 orang. Secara otomatis, daftar tunggu jamaah haji bisa semakin pendek. Sejak 2013, Pemerintah Arab Saudi hanya memberikan kuota sebanyak 168.800 calon jamaah haji dari Indonesia dengan rincian 155.200 jamaah reguler dan 13.600 jamaah haji khusus. Jatah normal kuota haji sebanyak 211.000 orang sesuai kesepakatan OKI dipangkas 20 persen lantaran adanya renovasi Masjidil Haram.

“Kuota kita akan kembali normal 2017, artinya jumlah jamaah haji kita lebih banyak, maka rasio petugas harus diperbanyak,” ujar Menag saat meninjau Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah, seperti di laporkan antaranews, Rabu kemarin.

alquran muasir

Khusus untuk tenaga kesehatan, ujar Menag, perlu dikaji apakah lebih penting penambahan petugas atau penguatan yang sudah ada. Pilihannya memperkuat keberadaan tenaga medis di kloter dan menambah tenaga medis di sektor (pemondokan jamaah haji), atau sebaliknya. Tenaga medis di kloter bersifat melekat dan berasal dari masing-masing daerah asal jamaah haji.

[irp posts=”12168" name=”Waduh…Daftar Haji Hari Ini, Berangkat 17 Tahun Lagi”]

Sementara petugas medis di sektor tergabung dalam panitia penyelenggara haji Indonesia (PPIH) Arab Saudi. Opsi-opsi ini terpaksa diambil karena terkait anggaran serta kuota petugas haji yang diberikan Arab Saudi.

kalender

“Kloter diperkuat atau sektor ditambah. Saya yakin penambahan belum akan cukup rasionya,” ujarnya.

Tahun ini Indonesia mengirimkan 826 petugas haji yang tergabung dalam PPIH Arab Saudi dengan rincian dari Kementerian Agama 520 orang dan 306 petugas dari Kementerian Kesehatan. Jumlah ini masih ditambah petugas yang melekat di tiap-tiap kloter. Tiap kloter didampingi lima petugas dengan rincian 1 tim pembimbing ibadah haji (TPIH), 1 tim pengarah haji Indonesia (TPHI), dan 3 tim kesehatan haji Indonesia (TKHI), yaitu satu dokter dan dua perawat. Selain petugas-petugas di atas masih ada tenaga musiman yang berasal dari mukimin dan mahasiswa. [ [ ]p>

[i[irp posts=”12151" name=”Indonesia Berpotensi Dapat Tambahan 10 Ribu Kuota Haji di 2017"]p>

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: kemenag.go.id

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment