Kisah Calon Jemaah Haji di Penjara di Filipina

paspor, filipina

PERCIKANIMAN.ID – Sebanyak 12 orang calon jemaah haji (CJH) yang sempat tertahan di Filipina, akhirnya tiba di Bandara Internasional Juanda, Surabaya pada Minggu malam (4/9/2016). Sebagian di antaranya, mengaku mengalami masa yang sulit saat berada di sana.

Salah satunya seperti yang disampaikan Sukamti (62), asal Magersari, Sidoarjo. Ia menceritakan, saat berada di Filipina, dia dan suaminya, Atmaji (66) diperlakukan seperti seorang tahanan.

alquran muasir

Sebab, saat itu dia sempat ditahan bersama para penjahat yang ada di Filipina, selama delapan hari. Tidak hanya itu, surat-surat penting miliknya, juga sempat disita oleh pihak aparat Filipina.

“Jadi, waktu itu saya kaget, saya ini mau haji sama suami, kok malah diperlakukan seperti seorang tahanan,” kata Sukamti kepada wartawan.

[irp posts=”12138" name=”Diselidiki, 4 Warga Jabar yang Gagal Berangkat Haji Lewat Filipina”]
Karena itu, saat masih berada di Filipina, Sukamti hanya berharap untuk bisa segera pulang. Alasannya, saat itu dia khawatir, jika akan mendapatkan perlakuan yang lebih buruk.

kalender

“Makanya, waktu dengar kalau kami bisa segera pulang, saya sangat senang sekali. Waktu itu langsung sujud syukur, dan saling peluk satu sama lainnya,” ujar Sukamti.

Saat ini, Sukamti berharap, pemerintah bisa menjadi fasilitator untuk mengembalikan sejumlah dokumen yang sempat disita. Sebab, Sukamti menyatakan tahun depan dia masih ingin menunaikan ibadah haji.

“Tetapi, saya kapok kalau melalui jalur yang seperti itu. Saya hanya mau pakai jalur resmi bersama suami saya,” kata Sukamti.

Sumber : Vivanews

[i[irp posts=”12155" name=”Kasus Berhaji Dari Filipina, DPD Minta Kemenag Tingkatkan Edukasi Publik”]p>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment