Hal Yang Harus Diperhatikan Bagi Pedagang, Pembeli dan Panitia Kurban

sapi, kurban

PERCIKANIMAN. ID – – Ibadah kurban yakni menyembelih hewan ternak berupa onta, sapi atau domba adalah ibadah yang dirutin dilakukan ummat Islam saat Idul Adha dan tiga hari sesudahnya. Agar ibadah ini kian sempurna maka masyarakat dihimbau khususnya yang akan berkurban atau menjual hewan kurban dan juga panitia kurban untuk memperhatikan beberapa hal agar ibadah kurbannya lancar.

Seperti dihimpun dari beberapa sumber berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

alquran muasir
  • Pedagang agar memperjualbelikan ternak yang memenuhi persyaratan hewan kurban yaitu sehat, berpenampilan baik dan tidak cacat, cukup umur dan berkelamin jantan, serta memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan dari daerah asal.
  • Pedagang hewan kurban, sebaiknya dilakukan di tempat-tempat penampungan tertentu agar memudahkan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan serta menyediakan fasilitas penampungan yang memenuhi persyaratan kesejahteraan hewan.
  • Calon pembeli juga agar senantiasa memperhatikan aspek umur dan kesehatan hewan kurban yang akan dibelinya terutama dengan memilih hewan yang telah diberikan Kartu Sehat oleh tim pemeriksa sehingga terjamin kesehatan dan juga telah memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban.
  • Panitia yang mengelola pemotongan hewan kurban, agar memperhatikan beberapa hal yaitu penanganan hewan sebelum disembelih harus baik dan memperhatikan aspek kesejahteraan hewan.

301f

  • Penyembelihan dilakukan sesuai dengan syariat Islam dengan menggunakan pisau yang bersih dan tajam serta menjaga cara pemotongan agar dapat memutus saluran makanan (mar’i), saluran pernafasan (hulqum) dan saluran darah (wadajain) sekaligus.
  • Penanganan daging kurban harus memperhatikan aspek higienitas sanitasi sehingga daging yang akan dibagikan tidak terkontaminasi kotoran, aman, dan sehat. Jangan membuang limbah darah dan kotoran ke saluran air atau sungai yang dapat mencemari lingkungan.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut diatas setidaknya kita telah melakukan ikhtiar sebagai bagian dari kesempurnaan ibdah kurban. Meski penerima daging kurban tidak disebutkan secara spesifik , tidak seperti penerima zakat yang memiliki delapan asnaf namun diharapkan pembagian daging kurban juga memperhatikan aspek sosial,  keadilan, pemerataan dan kepedulian sehingga tidak menumpuk di daerah perkotaan saja melainkan dapat di distribusikan atau dinikmati masyarakat hingga perdesan dan pedalaman. [ ]

 

Red: ahmad

Editor: iman

kalender

Ilustrasi foto: pixabay

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment