Agar Anak Bahagia dan Tidak Manja, Lakukan Tips Ini

anak perempuan

PERCIKANIMAN.ID – – Ragam cara dilakukan orangtua agar anak-anaknya bahagia. Salah satunya dengan memanjakanya secara berlebihan dan menuruti segala keinginannya. Semua orangtua, tentu sangat berharap buah hatinya nantinya tumbuh menjadi anak yang bahagia. Tapi membahagiakan anak bukan berarti kita harus memanjakannya. Seperti dilansir dari parents ada sejumlah hal yang sebaiknya dilakukan dan tidak dilakukan orangtua agar bisa membuat anak jadi anak bahagia namun anak tidak jadi manja. Berikut penjelasannya ;

  1. Biarkan Anak Memimpin Permainan

Luangkan waktu setiap hari untuk bermain bersama anak-anak. Tapi bukan asal bermain, saat bermain biarkan anak Anda yang memimpin permainan. Joyce Nolan Harrison, M. D asisten profesor psikiatri, divisi psikiatri anak dan remaja di Johns Hopkins Children’s Center mengatakan agar membiarkan anak melakukan apa yang ingin ia lakukan. Jadi bukan membuat anak melakukan apa yang Anda inginkan dari anak Anda.

alquran muasir

Ketika bermain dengan anak-anak, benar-benar fokuskan perhatian Anda pada anak Anda. Jauhkan diri Anda dari berbagai macam gadget atau pekerjaan lain. Habiskan waktu Anda benar-benar bermain dengan anak Anda. Biarkan anak Anda yang mengatur permainannya. Anda hanya perlu mengikuti instruksinya. Cara ini sebenarnya juga bisa menumbuhkan rasa percaya diri pada anak Anda karena ia akan merasa mampu mengatur segala sesuatunya dengan baik dan jadi orang yang dipercaya.

  1. Biarkan Anak Merasakan Kegagalan

Ini mungkin akan jadi tersulit yang dilakukan orangtua. Tapi membiarkan anak melakukan kesalahan dan mereka belajar dari kesalahan tersebut akan membangun karakter mereka. Supaya anak Anda bisa mudah beradaptasi dengan situasi-situasi sulit nantinya, sejak dini ia perlu belajar untuk menerima kenyataan hidup yang sesungguhnya seperti konflik, usaha keras, dan akibat. Menurut para psikolog anak yang mengungkapkan bahwa anak-anak harus bisa menerima fakta bahwa dunia ini dipenuhi orang-orang yang pernah berbuat kesalahan. Orangtua tak perlu selalu berusaha jadi malaikat penyelamat untuk anaknya. Biarkan anak melakukan sesuatu, mencoba sesuatu, dan biarkan mereka tahu rasanya kegagalan. Dari kegagalan itu, anak pasti akan bisa belajar lebih banyak hal lagi.

[AdSense-A]

kalender
  1. Jangan Beri Sembarang Pujian

Saat anak Anda mendapatkan skor 90 untuk ujian Matematika, bagaimana cara Anda memujinya? “Wah, kamu pintar sekali! Bunda bangga denganmu!” atau “Bunda senang kamu sudah belajar dengan keras, Pertahankan prestasimu.” Kira-kira pujian pertama atau kedua yang sebaiknya diberikan? Demi rasa percaya diri dan kebahagiaan anak Anda, para pakar meyakini bahwa pujian kedua adalah pujian yang paling tepat.

Pujian sebaiknya diberikan bukan pada hasil akhirnya tapi pada proses yang telah dilakukan oleh anak Anda. Apabila Anda hanya memujinya karena nilai yang telah ia dapat, ia akan merasa bahwa hanya nilai yang menjadi tolak keberhasilannya. Padahal yang terpenting adalah kontrol diri anak Anda agar bisa terus berusaha dan tidak mudah sedih atau depresi ketika gagal.

Bagi orang tua, mendidik anak adalah sebuah proses tak akan pernah mengenal kata henti,sekali pun mereka telah dianggap dewasa. Orang tua pun tak bisa berhenti belajar agar bisa mendidik anak dengan baik. Namun, Anda akan menjadi orang tua bangga ketika Anda melihat kesuksesan anak Anda di masa depan. [ ]

Red: admin

Editor: iman

[AdSense-A]

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment