Khutbah Jumat Memakai Bahasa Arab?

khutbah jumat

Bagaimana hukum khutbah Jumat dengan menggunakan bahasa Arab. Bukankah tidak semua orang di negara kita memahami bahasa tersebut sehingga pesan-pesan yang disampaikan tidak dapat dimengerti jamaah? Mohon jawabannya.

 

Saudara yang dirahmati Allah, khutbah Jumat tidak ada bedanya dengan khutbah atau ceramah Islam pada umumnya. Setiap khutbah dalam acara atau kegiatan apapun dimaksudkan untuk saling mewasiati, menasihati, serta memberi pengarahan dan pembinaan.

alquran muasir

Dengan logika sederhana saja, kita sudah mengetahui kalau pesan-pesan yang akan disampaikan seharusnya betul-betul dimengerti oleh objek ceramah. Karena pesan tersebut disampaikan dalam bentuk lisan, maka sudah seharusnya bahasa yang digunakan adalah bahasa yang dimengerti oleh audien.

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada mereka yang masih mempertahankan tradisi khutbah dengan bahasa Arab, agaknya logika saya sulit untuk bisa menerima argumen apapun tentang khutbah Jumat dengan bahasa Arab. Rasulullah sendiri menganjurkan agar berkomunikasi dengan umat sesuai dengan kapasitas keilmuan mereka (termasuk bahasa).

Allah berfirman, “Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.” (Q.S. Ibrahim [14]: 4). Wallahu a’lam.

kalender

*  Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email aam@percikaniman.org atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment